Bupati: Perlu Anggaran Besar Membangun Inhil
Senin, 01/04/2013 - 09:28:10 WIB
TEMBILAHAN - Membangun Kabupaten Indragiri Hilir sangat berat, bukan hanya wilayahnya yang paling luas di Riau Daratan, tetapi juga anggaran daerah yang sangat minim.
Dimana, anggaran tersebut sangat tidak sebanding dengan luas wilayah dan jumlah penduduk. Belum lagi dengan kondisi geografis yang juga sangat berat.
Selain itu, untuk membangun infrastruktur juga sangat berat, karena memerlukan pondasi yang kuat, berbeda dengan daerah lain. Pasalnya, mayoritas wilayah Kabupaten Inhil merupakan daerah rawa, yang tanahnya sangat labil.
Tantangan tersebut ditegaskan Bupati, H Indra M Adnan akan terus dicarikan jalan keluarnya. Ketika membangun satu sarana, selalu diupayakan berumur lama agar anggaran tidak terkuras lagi untuk memperbaikinya.
"Kalau kita membangun satu infrastruktur, 30 persen akan habis untuk membangun bagian bawah saja. Dengan demikian, perlu anggaran yang besar bagi kita dalam membangun daerah ini," tutur Bupati, Indra.
Dikatakan, beratnya membangun daerah Inhil ini akan terus dihadapi oleh siapa pun kelak yang menggantikan dirinya sebagai Bupati. Sebagaimana aspirasi warga yang disampaikan lewat Musrenbang dan forum resmi lainnya, membangun Inhil sedikitnya diperlukan anggaran sebesar Rp 4,2 triliun tiap tahun.
Kendati demikian, Bupati menyatakan cukup bersyukur menyaksikan perputaran ekonomi di Negeri Seribu Jembatan. Dimana, pertumbuhan ekonomi yang mendekati angka delapan persen dan tergolong tinggi ini setidaknya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
"Jalan penghubung, jembatan dan sarana publik lainnya masih sangat diperlukan warga. Wilayah kita masih belum menyatu antara bagian Selatan, Utara dan Tengah," terang Bupati, Indra.
Menurutnya, yang paling membutuhkan pembangunan fisik adalah wilayah Utara. Wilayah ini dikategorikan tertinggal dari wilayah Selatan maupun bagian tengah. Pasalnya, belum ada jalan lintas yang bisa diakses untuk mencapai daerah itu.
"Pembangunan jalan lintas Bandara Tempuling-Mandah yang masih berjalan saat ini, juga memerlukan anggaran yang besar. Karena itu, kita harapkan komitmen membangun daerah tidak pernah pudar," imbuhnya. (fad)