Safari Silaturahim ke Inhil
Zainal Blusukan Serap Aspirasi Masyarakat
Jumat, 29/03/2013 - 06:48:13 WIB
TEMBILAHAN - Hari pertama, Kamis (28/3) safari silaturahimnya di Inhil Balon Bupati Inhil, Zainal Abidin menjajal 'rusaknya' infrastruktur jalan.
Dengan menggunakan sepeda motor, dari kota Tembilahan rombongan Zainal mengunjungi Desa Pekan Kamis dan Desa Sungai Raya, Kecamatan Batang Tuaka. Beberapa kali ia harus turun dari sepeda motor yang ditumpangi, karena kondisi jalan yang dilalui. Celana dan sepatu yang dikenakan pun belepotan lumpur.
Turut serta dalam safari silaturahim ini, Balon Wabup Inhil, Ustad HM Ali Azhar, Ketua dan Sekretaris Tim Relawan Zain-Ali, H Ahmad Riva'at dan Elfizon Al Haq, tokoh agama, masyarakat dan mahasiswa.
Di dua desa ini, pria kelahiran Desa Tekulai, Kecamatan Tanah Merah ini mendengarkan aspirasi dari tokoh masyarakat dan agama setempat. Beberapa keluhan disampaikan masyarakat, khususnya anjloknya harga kelapa dan perbaikan infrastruktur jalan.
"Infrastruktur jalan seperti ini seharusnya menjadi prioritas pembangunan, karena berpengaruh bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
'Blusukan' nya ini ke daerah-daerah ini dalam rangka melihat langsung potret pembangunan dan kehidupan masyarakat Inhil.
Menurutnya, Indragiri Hilir saat ini memerlukan perubahan untuk menuju pembangunan yang berpihak kepada kepentingan publik. Khususnya, dalam bidang pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan dan lainnya.
"Sudah saatnya kita melakukan perubahan bagi daerah ini, maka saya mengajak putera terbaik Inhil kembali untuk sama-sama membangun daerah ini," ajak Balon lnhil H Zainal Abidin, Rabu (27/3) malam dalam acara peringatan Maulid Al Habsyi Inhil ke-25 dan silaturahim dengan tokoh agama dan masyarakat Inhil di kediaman Balon Wabup Inhil, Ustad HM Ali Azhar di Jalan H Hasan Tembilahan.
Dia menyayangkan begitu banyak putera terbaik Inhil yang selama ini memiliki potensi SDM yang mumpuni, tapi tidak 'dipakai' bagi bersama-sama membangun daerah ini. Kalau diberi amanah dan dipercaya memimpin Negeri Sri Gemilang, maka kelompok ini akan diajak bersama-sama melakukan perubahan di Inhil.
"Setelah puluhan tahun saya merantau ke luar Inhil, maka sudah saatnya saya kembali membangun kampung saya," tandasnya. (fad)