Warga Diimbau Tidak Bakar Lahan
Rabu, 20/03/2013 - 09:25:28 WIB
TEMBILAHAN - Setelah beberapa hari sebelumnya dinyatakan nihil titik api, namun pada Senin (18/3) kemarin kembali ditemukan sebanyak 13 titik api di beberapa wilayah di Kabupaten Inhil. Oleh karena itu, warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
"Berdasarkan pantauan Satelit National Oceanic and Atmospheric (NOAA) 18, Senin (18/3) kemarin, tercatat 13 titik api ditemukan dan tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Inhil, yakni Kecamatan Pulau Burung, Pelangiran, Kateman, Gaung, Batang Tuaka, GAS, Kempas dan Tempuling," tutur Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, Darussalam melalui Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf, Selasa (19/3).
Dikatakannya, jumlah titik api tersebut meningkat dari hari sebelumnya, yaitu Minggu (17/3), yang sama sekali tidak ditemukan adanya titik api. Sehingga, apabila tidak diantisipasi secepatnya, maka dikhawatirkan jumlah titik api tersebut akan terus meningkat.
"Munculnya titik api ini dikarenakan kebakaran hutan dan lahan yang kebanyakan dilakukan secara sengaja oleh masyarakat, seperti membuka lahan dengan cara dibakar," terangnya.
Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, baik itu untuk membuka lahan baru ataupun membersihkan lahannya. Sebab, dampak yang akan ditimbulkan nantinya sangat besar.
"Saat ini, kita juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk melakukan berbagai upaya dalam mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan ini, salah satunya dengan memberikan imbauan kepada masyarakat yang berkebun dan berladang, untuk tidak melakukan pembakaran lahan, sebab resiko yang ditimbulkan sangat besar," tambahnya.
Sementara itu, terkait apakah suhu terik dan menyengat yang melanda Kabupaten Inhil beberapa hari ini dapat menyulut munculnya titik api, ia menjelaskan, bahwa meskipun cuaca panas, tetapi curah hujan cukup.
"Jadi, munculnya titik api bukan dikarenakan cuaca panas yang terjadi akhir-akhir ini, tetapi murni karena pembarakan yang dilakukan secara sengaja," pungkasnya.
Adapun wilayah-wilayah yang ditemukan titik api, diantaranya Desa Sukajaya, Desa Simpang Kateman, Desa Tega Rejo Jaya, Desa Kuala Selat, Sungai Simbar, Desa Simpang Gaung, Desa Kuala Sebatu, Desa Rambaian, Desa Kempas Jaya dan Desa Karya Tunas Jaya. (fad)