Pengurus IDI Kabupaten Inhil Dilantik
Senin, 11/03/2013 - 10:00:09 WIB
TEMBILAHAN - Sempena pelaksanaan seminar kesehatan, yang mengangkat tema "Komplikasi Neuropati pada diabetes militus dan kontrol gula darah yang optimal pada penderita DM tipe 2", pengurus Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Inhil periode 2012-2015 resmi dilantik.
Acara yang digelar di Gedung Puri Cendana Hotel Telaga Puri Tembilahan, Sabtu (9/3) kemarin ini, dibuka oleh Bupati Inhil, yang diwakili Sekda, H Alimuddin RM, dengan mendatangkan narasumber, yaitu dr Nuzelly Husnedi, dr Amalia yuanita, dr Tarida Lidya manic dan ahli gizi dari RS Awal Bros Pekanbaru.
Dalam sambutan Bupati, yang dibacakan Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM mengatakan sangat menyabut baik kegiatan seminar sehari tentang Penyakit Diabetes Melitus yang diadakan oleh pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Inhil.
Ia mengharapkan, melalui seminar tersebut dapat menambah wawasan pengetahuan dan kompetensi, terutama ketika menjalankan tugas profesi dalam menghadapi dan pemecahan problematika kesehatan ditengah-tengah masyarakat.
"Dengan keberadaan pengurus IDI Inhil yang baru saja dilantik, saya harapkan dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Dimana, kesehatan masyarakat menjadi kewajiban Pemerintah di era otonomi daerah saat ini," tutur Sekda.
Selanjutnya, kepada seluruh pengurus IDI Kabupaten Inhil yang baru dilantik tersebut, ia juga mengucapkan selamat, dan meminta agar dalam melaksanakan tugas mulia yang telah diamanahkan dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, Ketua IDI Kabupaten Inhil, dr Halomoan Budi Susanto menjelaskan, bahwa anggota IDI Inhil berjumlah sebanyak 85 dokter. Dimana, IDI sebagai organisasi profesi dokter satu-satunya di Indonesia siap untuk melaksanakan program pembinaan agar dokter siap dalam suasana ilmu yang mutakhir.
"Kita harapkan agar setiap lulusan dokter nantinya dapat lebih berhati-hati dalam menjalankan praktek profesi dengan selalu berpedoman pada etika dan Undang-undang praktek kedokteran, serta senantiasa mengembangkan diri sebagai professional dengan tidak pernah berhenti untuk belajar," imbuhnya. (fad)