Pemkab Inhil Bangun Pendopo
Ponpes Syech Walid Thaib Saleh Indragiri
Selasa, 08/01/2013 - 05:37:44 WIB
TEMBILAHAN - Guna memberikan kemudahan dalam kegiatan belajar mengajar dan peringatan haul Syech Walid Thaib Saleh Indragiri, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir pada 2013 menganggarkan pembangunan pendopo di Pondok Pesantren Syech Walid Thaib Saleh Indragiri, Desa Sungai Iliran Kecamatan Gaung Anak Serka, yang merupakan pondok pesantren percontohan di Kabupaten Inhil.
Dalam proses pembangunan aula tersebut, Pemkab Inhil tidak ingin asal jadi, karena sarana itu diperuntukan dalam jangka panjang dalam upaya menunjang kegiatan dakwah dan pembelajaran. Oleh sebab itu, pengawasan pembangunannya akan dilakukan secara intensif.
"Insya Allah, tahun depan kita sudah tidak lagi kehujanan saat istighosah, karena setiap kali kita semua menggelar haul selalu hujan," tutur Bupati, H Indra M Adnan, Senin (7/1).
Terkait hal tersebut, Bupati tidak hanya memerintahkan kepada Satker berkompeten menganggarkan pembangunan aula dimaksud. Namun, Bupati juga sudah melakukan survei lokasi. Paling tidak, menurutnya aula itu dapat dimanfaatkan dengan nyaman saat kegiatan pelajar dan peringatan haul.
Nantinya, ponpes modern Inhil ini tidak hanya memiliki siswa yang berasal dari daerah tersebut. Tetapi banyak juga siswanya yang berasal dari daerah lain. Dengan pola pembelajaran yang menggabungkan sistem pasantren dan umum merupakan keunggulan tersendiri. Nantinya, setiap lulusan dari Ponpes ini tidak saja menguasai ilmu umum tetapi juga memiliki bekal ilmu agama yang tinggi.
Ketika hadir dalam istigosah pada akhir 2012 silam. Bupati tampak berdiskusi intensif dengan Kabag Sosial, Muamar Khadafi yang juga seorang ulama pengasuh Ponpes Syech Walid Thaib Saleh Indragiri. Pada kesempatan itu, Bupati tampak menginstruksikan dimana lokasi yang semestinya dipilih untuk dilakukan pembangunan.
Untuk diketahui, selama ini apabila ada pertemuan dan kegiatan istighosah serta pembelajaran selalu dilaksanakan pada lapangan terbuka. Apabila, hujan turun membuat kegiatan kadang terkendala. Selain itu, sudah sewajarnya pula satu lembaga pendidikan memiliki aula terbuka.
"Kami mengimbau kepada semua orang tua di Inhil supaya menyekolahkan putera dan puterinya setinggi mungkin. Namun, jangan lupa juga dengan pendidikan agama," imbuhnya.
Pola Islam dalam dunia pendidikan itupun sudah diterapkan pula oleh Pemkab Inhil pada Unisi Tembilahan. Dimana, setiap mahasiswi diwajibkan mengenakan busana muslim dalam kegiatan perkuliahan. Hal itu dimaksudkan supaya syiar Islam di Inhil tetap tinggi seperti sebelumnya. (fad)