Infrastruktur Tak Bermanfaat Alih Fungsikan Saja!
Selasa, 31/01/2012 - 19:16:50 WIB
 |
|
| salah satu sudut kota tembilahan |
TEMBILAHAN – Banyaknya infrastruktur yang dibangun Pemkab Inhil dengan susah payah dan mengorbankan banyak kepentingan masyarakat yang lain tidak digunakan sebagaimana mestinya, sehingga menuai banyak kritikan dari masyarakat.
Akibat dari seringnya kritikan yang disampaikan masyarakat seputar tidak bermanfaatnya infrastruktur besar yang dibangun dengan dana miliaran rupiah, DPRD Inhil melalui beberapa orang anggotanya akhirnya ikut bicara terkait hal tersebut.
Salah satunya Tarmizi, anggota DPRD dari Fraksi Amanat Nasional dan juga Ketua DPD PAN Inhil ini mengungkapkan keprihatinan dengan kondisi beberapa infrastruktur yang ada, terutama sekali yang tidak digunakan sebagaimana mestinya, padahal sudah menelan bannyak dana.
"Di Kota Tembilahan saja ada tiga infrastruktur besar yang belum digunakan maksimal, sehingga hanya rusak tidak terpakai, seperti Terminal Laksamana Indragiri, Pelabuhan Parit 21 dan yang paling mengkhawatirkan adalah Kantor Bupati Inhil sendiri, sehingga dinilai perlu dialihkan kepada yang lain, karena masih banyak yang memerlukan keberadaaan bangunan seperti itu, pendeknya jika tidak berfungsi juga, ya.. alih fungsikan saja," tegas Tarmizi, Selasa (31/1).
Penilaian yang serupa juga sudah disampaikan tokoh muda Inhil dari Lembaga Swadaya Masyarakat Perjuangan Anak Negeri (LSM PERAN), Firmansyah. Ia mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan Pemkab Inhil dalam mewujudkan ketersedian infrastruktur di Negeri Seribu Jembatan sejauh ini belum berdasarkan sebuah konsep perencanaan yang cukup matang.
"Kita banyak melihat infrastruktur yang telah dibangun Pemkab Inhil tidak difungsikan sebagaimana mestinya, sehingga terkesan mubazir, padahal banyak infrastruktur tersebut dibangun dengan mengorbankan kepentingan masyarakat yang lain," ungkap Firmansyah.
Sebagai contoh jelas Firman, infrastruktur yang bernilai cukup besar itu adalah seperti Terminal Bandar Laksama Indragiri, Pelabuhan Parit 21, Kantor Baru Bupati Inhil serta beberapa infrastruktur yang ada di daerah seperti bangunan Rumah Sakit Guntung, Pasar Guntung, Rumah Sakit Pulau Kijang, Jembatan Sungai Gergaji, Bangunan Rice Procesing Complek (RPC) Keritang dan Pelabuhan Samudra Kuala Enok.
"Akibat dari keadaan demikian, wajar saja banyak masyarakat yang selalu mempertanyakan proyek-proyek pembangunan yang digagas dan akan dilaksanakan Pemkab Inhil, karena dinilai masih banyak kebutuhan masyarakat yang dinilai perlu mendapat keseriusan dan kucuran dana, seperti kesehatan dan pendidikan, terutama bagi masyarakat di kecamatan," katanya.
Proyek pembangunan yang termasuk mercusuar ini jelas Firman disatu sisi memang dibutuhkan sebagai sebuah ikon dan tanda kemajuan yang tentu saja dengan pemanfaatan maksimal, sehingga terkesan tidak mubazir. Namun jika upaya pemanfaatannya diperkirakan belum akan maksimal alangkah lebih baik didahulukan pembangunan kepentingan yang lain.(fad)