Komisi IV Merasa Dibohongi Dinas Kesehatan
Senin, 30/01/2012 - 19:16:29 WIB
 |
|
| kantor diskes |
TEMBILAHAN - Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Kartika Roni mengatakan pihaknya merasa dibohongi Dinas Kesehatan Inhil seputar distribusi alat kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Inhil untuk dua rumah sakit, yakni Guntung dan Pulau Kijang.
"Ada beberapa alat kesehatan baru yang ada di Dinas Kesehatan, yang beberapa waktu lalu tidak juga digunakan sebagaimana mestinya. Dan setelah dikonfirmasi kepada Dinas Kesehatan, alat itu disebutkan untuk rumah sakit Guntung dan Pulau Kijang. Namun ketika ditanyakan kepada pimpinan dua RS itu mereka mengaku belum menerima alat tersebut," ungkap Kartika Roni, Senin (30/1).
Beberapa waktu lalu, Komisi IV DPRD Inhil memang melakukan pemanggilan terhadap kepala Dinas Kesehatan untuk mendengarkan penjelasan terkait temuan hasil terhadap sejumlah peralatan rumah sakit (RS) yang belum didistribusikan. Padahal, peralatan rumah sakit di Pulau Kijang dan Guntung itu telah dilakukan proses pelelangan tahun 2010 lalu dengan nilai sekitar Rp 2 miliar.
"Setelah melakukan sidak lalu, kita telah meminta pihak Dinas Kesehatan agar segera mendistribusikan semua peralatan RS yang berada di Pulau Kijang dan Guntung itu. Dan ketika ditanya hasilnya, dikatakan Kadiskes sudah, namuan pihak RS Guntungbdan Pulau Kijang justru mengaku belum," kata Kartika Roni.
Seperti diberitakan, hasil sidak anggota Komisi IV lalu di Dinas Kesehatan Inhil, ditemukan sejumlah peralatan rumah sakit, seperti alat rontgen, instalasi ICU dan peralatan lainnya berada di gudang Dinas Kesehatan yang belum didistribusikan, padahal kegiatan pengadaan alat-alat rumah sakit itu dilaksanakan pada tahun 2010 lalu.
Dari data yang diterima, lampiran berita acara serah terima hasil pekerjaan kegiatan pengadaan alat-alat rumah sakit nomor 3354/Farmamin&Bekkes; /XII/2010 tanggal 27 Desember 2010 ditandatangani Rumisis sebagai Kepala Dinas dan Azmi sebagai PPTK Kegiatan Pengadaan Alat-alat rumah sakit.
Dari lembaran itu, ada sekitar 12 item nama alat lengkap dengan merek/type volume dan keterangan, dimana semuanya barang baru. Adapun nama alat itu diantaranya, Operating Theatre, Instalasi ICU, Poliklinik Penyakit dalam, UGD, Poliklinik Mata, Poliklinik Gigi dan Mulut, Poli Kebidanan, Instalasi radiologi, Poliklinik THT, Instalasi laboratorium, runag perawatan bayi dan alat kesehatan ruangan.(fad)