Dewan Minta Pemkab Inhil Tegakkan Aturan
Senin, 30/01/2012 - 16:43:45 WIB
TEMBILAHAN - Ketua Komisi III DPRD Inhil, Edy Gunawan meminta Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir tetap menegakkan peraturan kepada semua perusahaan rekanan yang tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
"Saat ini kami belum juga menerima laporan dari Dinas Pekerjaan Umum Inhil terkait realisasi proyek fisik tahun 2011, sehingga kami belum bisa melakukan tindakan selanjutnya. Namun perlu kami tegaskan bahwa setiap rekanan, baik besar maupun kecil harus menerima konsekwensi jika pekerjaan tidak selesai tepat waktu dan Pemkab harus menjalankan itu," ujar Edy Gunawan, Senin (30/1).
Edy Gunawan mengaku bahwa pihak selalu mendapatkan tekanan dari masyarakat seputar banyaknya pekerjaan fisik Pemkab Inhil pada tahun 2011 yang tidak selesai, terutama proyek pekerjaan jalan. Akibatnya, sebagian besar masyarakat-lah yang menerima akibatnya, seperti sulit bertransportasi serta berdebunya pemukiman warga.
Kondisi jalan tidak selesai ini selalu jadi kritikan masyarakat Inhil, terutama jalan-jalan dalam Kota Tembilahan, karena jalan tersebut selalu jadi sarana utama transportasi warga kota, seperti jalan Pendidikan, jalan Gerilya, jalan SKB serta jalan lingkar Getek.
"Pada pertemuan terdahulu, kami juga telah tegaskan kepada Dinas PU agar rekanan yang tidak becus dalam pekerjaan, di Black List saja. Namun kami belum bisa menelusuri ke lapangan, karena laporan lengkan progress pekerjaan fisik PU sejauh ini belum juga kami terima," tegas Asun.
Jalan-jalan dalam Kota Tembilahan saat ini memang banyak dalam kondisi rusak parah dan pekerjaan yang tidak selesai, sehingga saban hari lingkungan kota penuh debu dari jalanan yang telah mengganggu warga kota pengguna jalan. Dan yang lebih parah lagui, jalan Telaga Biru depan Kantor Bupati juga dalam kiondisi rusak parah, hingga banyak warga kota yang memanfaatkan halaman Gedung Tasiuk Gemilang untuk mengalihkan lalu lintasnya, karena jalan tersebut berlobang-lobang.
"Saat ini kita yang beraktivitas dalam Kota Tembilahan memang sanngat terganggu dengan banyaknya jalan yang rusak dan tidak siap, yang parahnya jalan disekiling kantor Bupati saja juga dalam kondisi hancur lebur," tutur Fadel dan Nabil, warga Tembilahan.
Hal senada juga disampaikan aktifis Masyarakat Peduli Inhil, Zaky Yon, menurutnya ada beberapa titik ruas jalan yang dikerjakan PT Yuda Rastia Perkasa di Kota Tembilahan. Yang saat ini pengerjaanya tidak selesai tepat waktu dan kondisinya terkesan seperti terbengkalai, sehingga menimbulkan muradatnya bagi masyarakat. Beberapa ruas jalan tersebut, seperti Jalan Soebrantas, Veteran, Sederhana Griliya dan Jalan Panglima Sulung, atau dikenal sebagai Jalan Lingkar.
"Kita rasa waktunya cukup panjang, tapi kenapa bisa tidak selseai tepat waktu," tanya Yon.(fad)