Tak Serius Laksanakan Pembangunan
Alokasi Dana Fisik Desa Akan Dihentikan
Minggu, 29/01/2012 - 19:09:38 WIB
 |
|
| Edy Syafwannur |
TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memberi peringatan keras kepada desa-desa yang tidak becus mengurus pembangunannya. Tidak tanggung-tanggung, wujud punishment yang akan diberikan berupa dihentikannya alokasi dana fisik untuk desa tersebut.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, H Edy Syafwannur, Minggu (29/1) mengatakan peringatan yang diberikan tersebut dimaksudkan agar desa-desa yang ada di Kabupaten Inhil bisa belajar dan paham bahwa pembangunan harus terus dilaksanakan dengan baik dan semaksimal mungkin, karena pembangunan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
"Setiap tahun desa yang ada di Kabupaten Inhil memperoleh dana pemberdayaan yang bervariasi, mulai dari Rp 200 juta hingga mencapai Rp 500 juta untuk desa yang dinilai berprestasi. Oleh karena itu, tidak ada alasan lagi yang membuat pembangunan desa terhambat," tutur Edy Syafwannur.
Dikatakannya, saat ini sudah ada beberapa desa yang menerima surat peringatan perihal bakal dihentikannya aliran dana pemberdayaan desa, apabila desa tersebut masih juga bandel dan tidak becus dalam mengelola anggaran pembangunan yang sudah dikucurkan tersebut.
"Kita secara tegas bakal menerapkan mekanisme reward dan punishment. Ini dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan bagi desa yang memang serius melaksanakan pembangunan, sekaligus sebagai pembelajaran bagi desa yang tidak serius dalam melaksanakan semua kegiatan pembangunan," tegasnya.(fad)