Perubahan Cuaca, Waspadai Peningkatan Kasus DBD
Jumat, 27/01/2012 - 08:45:32 WIB
TEMBILAHAN - Perubahan cuaca yang terjadi pada awal tahun ini, besar kemungkinan dapat menyebabkan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indragiri Hilir, perubahan siklus cuaca dan meningkatnya curah hujan akan menyebabkan beberapa daerah tergenang air tempat nyamuk pembawa virus DBD.
Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rasul Alim mengatakan bahwa sejauh ini memang belum ada kasus DBD yang terjangkit di Inhil seiring meningkatnya curah hujan, namun sangat perlu diingat semua lapisan masyarakat agar memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaganya tetap bersih.
"Langkah antisipasi sebenarnya lebih diperlukan dari pada tindakan pencegahan yang akan dilakukan seperti foging dan segala macamnya, walau itu tetap diperlukan pada saat tertentu," ujarnya.
Menurut Rasul, Fogging juga bukan langkah pertama yang dapat mencegah terjadinya DBD ini, karena Fogging hanya tindakan pencegahan saja dan hanya memutus mata rantai nyamuk dewasa saja, sedangkan jentik-jentik yang belum menetas akan kembali menjadi nyamuk dewasa.
"Fogging bukan solusi, karena hanya akan memberikan sekali saja di daerah target, tindakan ini pun akan dilakukan jika ada kasus DBD yang memang positif, jika kasus tidak positif dan hanya demam biasa saja, fogging belum akan dilakukan," jelas Rasul.
Namun begitu, kondisi sekarang ini jika tidak diantisipasi warga bukan tidak mungkin akan berobah, untuk itu warga harus selalu waspada dan selalu membersihkan lingkungan dari kemungkinan berkembangnya nyamuk penyebar DBD.
"Jika masyarakat tidak peduli dengan lingkungannya sendiri adalah pola hidup yang salah, masyarakat harus selalu melakukan 3M, yakni mengubur, menguras, dan membersihkan, cara yang selama ini sudah menjadi tradisi dan sangat ampuh untuk mengantisipasi terjadinya DBD ini," pinta Rasul.(fad)