Penyebaran HIV/AIDS di Inhil Mengkhawatirkan
Sabtu, 12/10/2013 - 02:57:34 WIB
TEMBILAHAN - Penyebaran virus HIV/AIDS di Kabupaten Indragiri Hilir belakangan ini terbilang sangat mengkhawatirkan, daritahun ke tahun penderita terus bertambah, sehingga perlu keseriusan lebih dari pemerintah dalam menanggulanginya.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bangun Desa Payung Negeri (BDPN) Inhil, Zainal Arifin di Tembilahan. Yang menurutnya support dana, khususnya dari Pemkab Inhil dalam membantu penanggulangan HIV/AIDS ini dinilai masih sangat kecil, sehingga tidak memungkinkan untuk menggantung semua kerja penanggulangan kepada pihak donor.
Menurut Zainal, LSM BDPN sebagai pelaksana kegiatan penanggulangan HIV/AIDS yang bekerjasama dengan KPA menilai tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penyebaran HIV/AIDS ini belum sepenuhnya memahami, sehingga semua pihak harus lebih gencar melakukan sosialisasi supaya tingkat kewaspadaan dan pemahaman masyarakat tentang penyakit ini bisa lebih baik.
"Jangan sampai kekurangan yang ada pada masyarakat tersebut diperparah oleh lemahnya peran pemerintah dalam menanggulangi dan memberantas penyebaran HIV/AIDS," tukasnya.
Zainal menilai keberadaan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Inhil sangat penting, termasuk Dinas Kesehatan Inhil untuk membuat sebuah penanganan serta sosialisasi antisipasi penyebaran virus mematikan itu.
"Dinas Kesehatan dan semua pihak terkait harus bisa membuat langkah-langkah cepat secara bersama untuk mengantisipasinya, sedangkan bagi masyarakat yang berada di daerah pelosok dan di desa di Inhil ini, hendaknya harus hati-hati dan waspada untuk melakukan hal-hal yang tidak-tidak, yang sifatnya mengarah pada perbuatan maksiat, seks bebas dan semacamnya," ujarnya. (fad)