Inhil Waspadai Daging dari Luar Riau
Senin, 07/10/2013 - 06:32:28 WIB
TEMBILAHAN - Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikulturan dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Wiryadi mengingatkan pada masyarakat Inhil, khususnya di daerah pesisir seperti Tanah Merah untuk mewaspadai masuknya daging dari Kepulauan Riau. Pasalnya, dikhawatirkan stok daging dari luar tidak memenuhi standar kesehatan.
Dikatakan Wiryadi, Dinas TPHP melalui petugas di UPTD akan meningkatkan pengawasan terhadap masuknya daging dari luar daerah ke pasaran Inhil. Menurutnya, harga murah yang ditawarkan pemasok dari luar daerah, belum jadi jaminan daging itu bagus.
"Ada perbedaan jelas antara daging segar dengan daging tidak segar, harga juga bisa menjadi patokan karena tidak mungikin ayam dari luar daerah bisa lebih murah dari ayam lokal, tentu akan jadi pertanayaan dengan daging tersebut," ujar Wiryadi, baru-baru ini.
Selain itu, Wiryadi memastikan bahwa stok daging sapi dan ayam yang ada di pasaran mencukupi kebutuhan masyarakat untuk merayakan moment lebaran Idul Adha 1434 Hijriah. Dia mengatakan, untuk memenuhi daging tersebut, Pemerintah Kabupaten Inhil memanfaatkan ternak masyarakat Inhil.
"Stok untuk Idul Adha mencukupi karena kebutuhan tidak begitu banyak. Kita masih bisa hanya dengan memanfaatkan ternak ternak masyarakat, walaupun semua sapi ternak warga itu asalnya tetap dari luar daerah seperti Madura," jelas Wiryadi.
Sementara itu, untuk pasokan daging ayam, kawasan Inhil merupakan jalur perdagangan daging ayam lokal yang berasal dari Pekanbaru dan beberapa daerah lainnya di Riau. Ketersediaan daging ayam di pasaran Inhil selalu mencukupi hingga saat ini dan diperdagangkan hingga ke Provinsi Kepulauan Riau. (Rls)