Jelang Idul Adha, Harga Sembako Masih Stabil
Selasa, 24/09/2013 - 14:05:34 WIB
TEMBILAHAN - Tiga pekan menjelang hari raya Idul Adha, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Indragiri Hilir masih stabil. Meskipun terjadi kenaikan dan penurunan harga pada beberapa bahan kebutuhan pokok, namun tidak begitu signifikan.
Berdasarkan hasil pantauan harga rata-rata bahan pokok strategis di Tembilahan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil pada Senin (23/9), belum ada kenaikan harga pada komoditas sayur mayur seperti bawang merah, cabe dan kebutuhan harian lainnya.
Bahkan ada komoditas sayur mayur jenis lainnya mengalami penurunan, yakni cabe merah asal Sumbar, dari harga sebelumnya Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 20.000 per kilogram. Kemudian, penurunan harga juga diikuti oleh komoditas daging jenis ayam potong bersih, yakni dari harga Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 28.000 per kilogram.
"Kenaikan dan penurunan harga terjadi pada tiga hari belakangan ini, dan itupun tidak begitu besar, hanya mencapai Rp 2.000 per kilogramnya,” tutur Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Inhil," Raja Teruna, Rabu (3/10).
Sementara itu, untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras, gula, tepung terigu, minyak goreng, daging sapi dan ayam kampung, telur, serta minyak tanah masih relatif stabil dan tidak ada tanda-tanda akan mengalami kenaikan atau penurunan harga.
"Kita secara berkala terus melakukan pemantauan kondisi pasar, baik untuk mengetahui perkembangan harga, ketersediaan barang dan sirkulasi barang di pasaran," terangnya.
Pantauan di Pasar Terapung Tembilahan, memang tidak terlihat adanya perkembangan harga yang signifikan untuk beberapa kebutuhan pokok, seperti daging sapi masih dijual seharga Rp 90.000 perkilogram.
"Untuk daging ayam potong bersih masih kita jual seharga Rp 30.000 perkilogram," kata Aan, salah seorang pedagang di Pasar Terapung Tembilahan.
Untuk diketahui, harga bahan pokok seperti beras belida asal Palembang masih dijual seharga Rp 9.000 per kilogram, beras solok asal Sumbar Rp 11.000 per kilogram.
Kemudian, minyak goreng ranpa merk masih seharga Rp 11.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp 2.500 per butir, telur ayam ras Rp 1.000 per butir, telur itik Rp 2.000 per butir dan barang putih Rp 8.000 perkilogram. (fad)