Mahasiswa Menolak, Rektor UNISI Tetap Dilantik
Selasa, 17/09/2013 - 07:45:53 WIB
TEMBILAHAN - Massa mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) menggelar aksi di depan Rektorat UNISI Tembilahan di Jalan Kihajar Dewantara guna menyuarakan tuntutan dan penolakan terhadap Rektor UNISI yang baru, DR Ririn Handayani.
Sambil membawa poster terkait berbagai 'permasalahan' yang terjadi di lembaga pendidikan tinggi tersebut, ratusan massa Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UNISI) Tembilahan yang merupakan gabungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa dan Badan Legislatif Mahasiswa.
Dipimpin Presma UNISI, Dedek Kurniadiyanto, Senin (16/9) menggelar demo menolak pelantikan DR Ririn Handayani sebagai rektor.
"Kami menolak pelantikan DR Ririn Handayani sebagai rektor dan tuntaskan berbagai permasalahan di UNISI," teriak seorang mahasiswa dalam orasinya.
Dalam aksi ini para mahasiswa juga mempertanyakan kejelasan pencairan dana beasiswa dan meminta dikembalikanya sistem paket mata kuliah menjadi sistem SKS, serta berbagai masalah lainnya di UNISI.
Ketua Dewan Pembina UNISI Tembilahan, DR H Indra Muchlis Adnan yang menemui para mahasiswa yang melakukan aksi menyatakan bahwa pemilihan dan pelantikan DR Ririn Handayani sebagai rektor UNISI sudah prosedural dan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
"Pemilihan Rektor ini sudah sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan, yakni harus Lektor Senior," sebut Indra.
Selain menyatakan hal tersebut, Indra juga menyatakan akan mendukung pembenahan dan transparansi pengelolaan manajemen dan administrasi di lembagai pendidikan tinggi tersebut.
"Saya tidak ingin terjadi korupsi di kampus ini, sehingga semuanya harus dikelola dengan transparan," tegasnya.
Saat Indra menyampaikan argumentasi yang disampaikannya terkait tuntutan tersebut, terlihat kalangan mahasiswa 'kalah' argumen dan ilmu, sehingga walaupun 'digoyang' demo mahasiswa, pelantikan rektor UNISI tetap berlangsung di aula Rektorat UNISI Tembilahan, dihadiri kalangan petinggi UNISI dan pejabat Pemkab Inhil. (fad)