Bupati Akan Lakukan Reshuffle Kabinet Jilid II
Senin, 16/09/2013 - 07:14:13 WIB
TEMBILAHAN - Pada Juli mendatang, Bupati Indragiri Hilir, Dr H Indra M Adnan akan kembali melakukan reshuffle kabinet jilid dua. Hal tersebut berkaitan dengan cukup banyaknya pejabat yang pensiun. Sehingga, harus dilakukan pengisian agar tidak terjadi kendala bagi berjalannya roda pemerintahan.
Saat ini, ada dua jabatan penting yang masih lowong dan hanya diisi oleh Pelaksana Harian (Plh), yakni jabatan Asisten II Setda dan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Inhil.
Dikatakan Bupati, dengan adanya kekosongan tersebut, terbuka peluang bagi siapa saja pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki kecukupan pangkat dan kemampuan untuk bersaing mendapatkan posisi itu, sepanjang mereka memang mumpuni dan berkompeten.
"Siapa saja PNS yang merasa mampu dan memiliki kompetensi, silahkan rebut peluang yang ada itu. Kita ingin menempatkan orang yang benar-benar ahli dibidang itu," tutur Bupati Indra.
Dia menyadari, kalangan muda yang ingin promosi demikian banyak, sangat tidak sebanding dengan lowongan yang tersedia. Sehingga, mau tidak mau hal itu harus melewati kompetisi yang demikian ketat.
Selanjutnya, pada pelantikan tersebut, bisa saja akan dilakukan perombakan mulai dari eselon II, III hingga eselon IV, tergantung pada kebutuhan organisasi. Dan, setiap PNS harus siap ditempatkan pada posisi apapun, sepanjang memang diperlukan.
Sementara itu, berkaitan dengan perpanjangan masa pensiun, akan dilakukan apabila masih ada tugas lain yang membutuhkan. Namun, Pemkab Inhil menghadapi dilemma manakala memperpanjang masa pengabdian bagi pejabat.
"Jika diperpanjang, yang dibawah terus mendesak untuk promosi, karena memang kesempatan yang terbatas. Jadi, harus lewat beragam pertimbangan panjang sebelum mengambil kebijakan," terang Bupati.
Apapun yang dilaksanakan tersebut, lanjut orang nomor satu di Inhil ini, harus sesuai dengan aturan. Dia secara tegas menyatakan tidak ingin melanggar ketentuan saat melakukan mutasi, karena hal itu sangat tidak etis.
"Kepada PNS yang belum termasuk dalam gerbong pelantikan, harus bersabar dan terus berusaha menunjukan kinerja terbaiknya. Sebab, dari kinerja itulah akan dilakukan penilaian," imbuhnya. (adv/humas)