Jalan Kota Tembilahan Semakin Hancur
Senin, 16/09/2013 - 03:15:25 WIB
TEMBILAHAN – Seperti berada di atas pompong, begitulah kesan pertama yang akan dirasakan ketika akan memasuki dan berada di Kota Tembilahan saat ini. Pasalnya sudah hampir semua ruas jalan dalam kota kondisinya hancur lebur.
Parahnya, kondisi tersebut sejauh ini seperti dibiarkan, karena belum ada tanda-tanda akan mulai diperbaiki, sehingga warga kota semakin resah dengan kondisi tersebut.
"Kita tidak mengerti kenapa kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, kita tidak tahu lagi mau memilih jalan mana untuk dilewati untuk beraktivitas dengan aman. Semua ruas jalan kota sudah sangat parah, baik hujan maupun cuaca panas, kita sama susahnya untuk melakukan perjalanan," ungkap Mar (32), warga Sungai Beringin Tembilahan, Senin (25/2).
Hal senada juga dikatakan Ad (34) warga Tembilahan Kota. Ia sangat mengeluhkan kondisi jalan kota yang semakin banyak lubangnya, sehingga tidak ada lagi pilihan dalam berjalan kecuali melaluinya.
"Kita tidak tahu, pemerintah menunggu apa untuk memperbaiki jalan-jalan dalam kota yang sudah sangat parah ini, mulai masuk kota saja kita sudah dihadapkan pada jalan Telaga Biru yang sangat parah, masuk dalam kota begitu juga, bahkan sampai batas kota di Sungai Beringin pun kondisi jalan sudah dinilai tidak wajar lagi untuk sebuah kota," katanya.
Seperti yang sudah sangat sering diberitakan, kondisi jalan di Inhil, khususnya Kota Tembilahan saat ini hancur lebur, mulai dari Desa Rumbai Jaya, Sungai Salak, Pulau Palas sampai batas kota dan dari batas kota Parit 6 Tembilahan Hulu, kedua sisi jalan sama hancurnya, baik jalan pinggir sungai maupun jalan sebelah dalam arah Terminal Bus.
Dalam kota, mulai dari sepanjang jalan Telaga Biru dan sepanjang jalan Bahruddin Yusuf (Dekat Kantor Bupati) , dimana ruas jalan tersebut merupakan jalan yang saban hari selalu padat dilalui warga kota untuk beraktivitas, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan kerawanan kecelakaan, belum lagi jika berfikir tentang keindahan kota. Sebab jika hujan, jalanan penuh dengan genangan air dan jika panas jalanan tersebut tertutup debu. (fad)