Selama Januari Pasien DBD Jadi 2 Orang
Jumat, 13/01/2012 - 19:36:46 WIB
 |
|
| mosquito-aedes-albopicuts |
TEMBILAHAN- Setelah kemarin, jumlah pasien DBD dinyatakan cuma satu orang, informasi hari ini (Jumat, red) kembali masuk pasien suspek DBD ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Sedangkan satu orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan pulang kerumahnya.
Arifin, salah seorang pasien DBD yang berasal dari Desa Kota Baru Kecamatan Keritang mulai dirawat di RSUD Puri Husada pada Kamis, (12/1) malam sekitar pukul 23.00 WIB, dikarenakan panas yang dideritanya tidak kunjung turun dan sangat mengkhawatirkan pihak keluarganya.
Mai, orang tua Arifin saat ditemui, Jumat (13/1) di ruangan anak RSUD Puri Husada Tembilahan mengatakan berdasarkan keterangan yang diperoleh dari dokter yang menangani anaknya menjelaskan bahwa arifin terserang penyakit DBD dan harus dirawat inap di RSUD tersebut.
"Awalnya pada Senin (9/1) malam badan Arifin terasa panas, lalu saya bawa ke Puskesmas di Desa Kota Baru untuk diperiksa. Setelah diperiksa, katanya Arifin tidak apa-apa hanya menderita demam panas biasa, jadi saya bawa dia kembali pulang ke rumah," tutur Mai.
Tetapi semenjak itu, lanjut Mai, demam panas yang diderita anaknya tidak kunjung sembuh dan bahkan Arifin tidak mau makan seperti biasanya, karena merasa khawatir dan cemas terhadap kondisi anaknya, ia beserta suaminya Khaidir membawa Arifin ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk pemeriksaan yang lebih intensif dari dokter.
"Setelah anak saya diperiksa oleh dokter yang ada di RSUD Puri Husada, barulah diketahui bahwa anak saya itu menderita penyakit DBD dan akhirnya harus dirawat di Rumah Sakit ini. Saya berharap, mudah-mudahan anak saya cepat sembuh, sehingga bisa beraktifitas seperti biasanya," imbuhnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan untuk menanyakan tentang jumlah kasus penderita DBD pada tahun 2012 ini, ia mengarahkan ke Kabid Pelayanan Medis, Mario. Tetapi saat dihubungi, Kabit Pelayanan Medis, Mario tidak bisa memberikan keterangan karena sedang tidak berada di RSUD Puri Husada Tembilahan.
"Maaf pak, data di RS, saya sudah pulang, besok aja saya infokan gimana," jawaban Mario melalui sms.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Rasul Alim MKes saat dikonfirmasi kemaren telah menjelaskan bahwa sampai saat ini laporan kasus penderita DBD yang masuk ke Dinas Kesehatan dari RSUD Puri Husada Tembilahan baru tercatat satu orang dan beberapa hari yang lalu sudah dinyatakan sembuh dan dibawa pulang pihak keluarga.
"Untuk sementara kita lihat jumlah kasus DBD sudah menurun sejak Desember 2011 lalu dan kita harapkan kasus DBD ini tidak menyebar luas lagi. Namun begitu, kita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyakit mematikan ini dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan, apalagi sekarang ini cuaca dinilai ekstrim dengan curah hujan yang cukup tinggi," pungkasnya.(fad)