Pemda Inhil Diminta Dirikan Tempat Rehabilitasi
Senin, 09/01/2012 - 20:39:13 WIB
TEMBILAHAN – Kenakalan remaja yang terjadi di Indragiri Hilir semakin memperihatinkan. Banyak remaja yang terjerat dalam berbagai tindakan kriminal. Terutama penggunaan narkoba yang berakhir ke dalam bui tahanan.
Hal tersebut mengundang keperihatinan seorang advokat Muhammad Arsyad,SH MH. Ia mengaku perihatin terhadap apa yang terjadi terhadap remaja sebagai generasi bangsa ke depan.
"Kita mengharapkan tindakan pemerintah dalam menyikapi nasib anak-anak kita, hemat saya saat ini yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah mendirikan tempat rehabilitasi bagi anak-anak yang menjadi korban dari keganasan narkoba," kata Nuhammad Arsyad, Senin (09/01).
Menurut Arsyad, efek yang terjadi jika anak-anak yang terjerat dalam tindakan kriminal tersebut jikalau dimasukkan dalam bui tahanan biasa otomatis mereka (anak-anak. red) tergabung kepada mereka-mereka yang menghuni bui tersebut bisa mengakibatkan mereka terpengaruh daan malah semakin membuat anak-anak tersebut semakin mahir dalam melakuan tindakan keriminal.
"Coba kita bayangkan apa yang terjadi jikalau anak-anak tersebut berteman kepada para penghuni bui tahanan yang merupakan narapidana semua tersebut, hal ini bisa membuat anak-anak bukannya sadar, malah bisa lebih menyukai dan lebih mahir lagi dalam melakukan tindakan kriminal. Hal itu terjadi tentu saja akibat pergaulannya selama dalam sel tahanan," katanya lagi.
Jika pemerintah mendirikan tempat rehabilitasi untuk anak-anak ini, tentu saja mereka bisa sadar dan sembuh dari pengaruh narkoba. Karena di tempat rehabilitasi tersebut mereka berada di lingkungan yang baik yang merupakan suatu motivasi bagi mereka untuk maju dan lebih baik lagi untuk kedepannya.(fad)