Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir - Negeri Seribu Jembatan - Menuju Inhil Berjaya dan Gemilang 2025
 
2 Agen Diminta Operasi Pasar Mitan
Minggu, 08/01/2012 - 19:06:23 WIB
 
minyak tanah
TEMBILAHAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indragiri Hilir telah meminta dua agen minyak tanah (mitan) di Inhil untuk melakukan operasi pasar mitan non subsidi. Ini bertujuan menekan harga mitan subsidi yang justru melebihi harga non subsidi.

Kadisperindag Inhil, H Pahrolrozy. Ia menyebutkan, harga mitan di tingkat pengecer saat ini sudah jauh melebihi HET yang telah ditetapkan. Melalui operasi pasar mitan non subsidi yang harganya lebih rendah, dinilai akan bisa menekan harga mitan subsidi di tingkat pengecer.

Menurut Kadisperindag, gejolak harga mitan ini salah satunya dipicu pengurangan subsidi mitan mulai tahun 2012 ini.

"Sejauh ini belum ada surat resmi dari Pertamina, tapi sudah ada kesepakatan bahwa pengurangan subsidi mitan untuk Inhil baru akan diberlakukan 25 persen," jelas H Pahrolrozy.

Operasi pasar mitan dengan harga non subsidi diharapkan bisa membantu masyarakat memperoleh mitan dengan harga lebih terjangkau. Saat ini, harga mitan non subsidi dipasaran seharga Rp.11.000-15.000/1,5 liter, bahkan ada yang menjual Rp.18.000/liter. Sementara mitan non subsidi per liter seharga Rp.8.500.

"Operasi pasar harga non subsidi ini juga bertujuan supaya masyarakat tidak kaget dengan harga mitan setelah pengurangan subsidi," tukas Kadisperindag.

Selain itu, Perindag juga sudah meminta Camat melaporkan masyarakatnya yang belum memperoleh gas elpiji konversi. Terutama di Batang Tuaka dan Reteh, sebab ada dua desa di Kecamatan tersebut yang belum memperoleh sama sekali tabung dan regulator gas elpiji.

"Bagi desa yang belum menerima regulator dan tabung gas, sementara sudah terdata, konsultan sudah kita desak mendistribusikan gantinya, karena alasan mereka, tabung gas tenggelam di perairan saat akan didistribusikan," papar Pahrolrozy.

Adanya pengurangan subsidi mitan ini juga akan ditindak lanjuti Perindag dengan mengatur kembali HET BBM di Inhil. Termasuk solar dan Bahan bakar lainnya, karena HET yang ada tidak sesuai dengan kondisi sekarang. Perindag juga menghimbau pengusaha SPBU dan APMS melakukan penjualan BBM sesuai aturan yang berlaku, dan Perindag sudah tempatkan pengawas di lapangan.(fad)
 

Selasa, 17/12/2013 - 22:28:19 WIB
DWP Harus Ikut Serta Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 16/12/2013 - 23:28:56 WIB
TPP Insel Temui Kabag Tapem dan DPRD Riau

Senin, 16/12/2013 - 23:24:28 WIB
Bupati Canangkan Penanaman Satu Milyar Pohon

Sabtu, 14/12/2013 - 21:12:17 WIB
Bupati Canangkan Gerakan Jum'at Bersih

Kamis, 12/12/2013 - 23:41:05 WIB
Bupati Komit Kembalikan Tembilahan Menjadi Kota IBADAH

Rabu, 11/12/2013 - 09:25:32 WIB
Insel Mulai Nampak Titik Terang

Selasa, 10/12/2013 - 22:48:11 WIB
BP3AKB Inhil Gelar Pelatihan Tata Rias Kecantikan

Senin, 09/12/2013 - 16:35:01 WIB
Disporabudpar Gelar Workshop Seni Tari dan Musik

Minggu, 08/12/2013 - 18:33:55 WIB
Setiap Warga Negara Berhak Dapat Akses Informasi Publik

Sabtu, 07/12/2013 - 14:30:21 WIB
Ibukota Kecamatan di Inhil Harus Miliki Jalan Memadai

Jumat, 06/12/2013 - 14:52:25 WIB
Bupati Silaturahmi dengan Pedagang Kakilima dan Tukang Parkir

Kamis, 05/12/2013 - 19:19:32 WIB
Bupati Inhil Tinjau Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Rabu, 04/12/2013 - 22:12:56 WIB
Wabup Buka Pelatihan Aparatur Pemerintahan Desa

Rabu, 04/12/2013 - 22:11:05 WIB
40 Gapoktan Ikuti Pelatihan Penggunaan Dana BLM-PUAP

Rabu, 04/12/2013 - 22:07:52 WIB
Kades Dituntut Rp1 Miliar oleh Warganya

 
HOME | UTAMA | INDEX BERITA INHIL
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2012