| | | | | | | |
Senin, 06 Januari 2014  
DariRiau.com / Bengkalis / Warga Sungai Cingam-Rupat Belum Nikmati Listrik 24 Jam

Warga Sungai Cingam-Rupat Belum Nikmati Listrik 24 Jam

Bengkalis -
Sabtu, 04/01/2014 - 07:10:20 WIB

DARIRIAU.com - Listrik menyala 24 jam di Rupat tampaknya hanya harapan saja bagi masyarakat. Pasca diresmikannya jaringan kabel bawah laut di Desa Terkul, Kecamatan Rupat oleh Bupati Herliyan Saleh, dan PLN Area Dumai baru-baru ini, sejumlah warga di Kecamatan Rupat bertanya-tanya, pasalnya ada sebagian desa yang masih menikmati listrik di malam hari saja.

"Katenye listrik nyala 24 jam, tapi ternyate listrik di Desa kami Sungai Cingam belum menyala 24 jam, hanya malam saja menyala. Siangnye padam, "kata Dian (30) salah seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Sungai Cingam-Rupat.

Dikatakan Dian, kondisi listrik di Sungai Cingam belum ada perubahan. Hanya menyala pada malam hari, dan siangnya tanpa aliran listrik.

Sementara, listrik yang menyala 24 jam itu berada tidak jauh dari
tempat tinggalnya. "Listrik yang 24 jam menyala baru di Pangkalan
Nyirih, belum sampai ke desa kami," terangnya lagi.

Sementara itu pada peresmian jaringan kabel bawah laut di Desa Terkul,Kecamatan Rupat. Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh bersama Asisten Manajer Transaksi Energi Listrik PT. PLN Area Dumai Yusuf Hadiyanto memastikan pekan kedua bulan Desember warga Rupat sudah bisa menimkati listrik selama 24 jam.

Anggota DPRD Bengkalis Misliadi mengutarakan, pihaknya menuntut agar Pemkab dan PLN segera merealisasikan listrik menyala 24 jam seperti yang dijanjikan.

"Kita minta PLN dan Pemkab untuk segera merealisasikannya. Jangan
hanya sebatas seremonialnya saja yang dikedepankan. Jika jaringan
kabel laut itu membuat listrik di Rupat menyala 24 jam, maka warga
tentunya akan senang," kata anak jati diri Rupat ini.

Manajer PLN Cabang Dumai melalui Asisten Manajer PLN Area Dumai Yusuf Hadiyanto, Jumat (3/1) kemarin saat dikonfirmasi mengatakan, khusus di Desa Sungai Cingam, Kecamatan Rupat, perlu diperjelas, pengelolaan listriknya.

Karena untuk program listrik 24 Jam di Rupat, merupakan program dari
PLN Wilayah. PLN dengan kondisi tersebut akan melakukan croscek di lapangan, karena sisi penyalaan, sungai Cingam sudah mesti menyala 24 jam.

"Saya belum tahu lokasinya, tentunya hal ini harus dicek dulu. Sungai
Cingam masuk dalam penerangan yang mana. Apakah 24 Jam atau, pelayanan lainnya. Kendati demikian, kita akan coba kembali mengupayakan pengoperasian secara menyeluruh melalui jaringan kabel bawah laut," terangnya.

Ia juga menjelaskan, Pemkab dan PLN pada peresmian beberapa waktu lalu, sudah mengisaratkan kepada masyarakat disana. Dimana PLN dan Pemkab akan secara berkelanjutan memaksimalkan pelayanan dalam hal pemenuhan daya listrik di Rupat.

"Ini akan berkelanjutan, tidak bisa langsung. Dan kami juga sudah ada
petugas disana yang setiap hari bekerja maksimal untuk pemenuhan layanan 24 jam listrik di Rupat,"terangnya. (rdi)

(0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
| | | | | | | |
| Redaksi | Info Iklan |
Copyright 2012 DariRiau.Com, All Rights Reserved