Jembatan Ambruk, Siswa Harus Gunakan Sampan ke Sekolah Jumat, 30/10/2015 | 10:45
DARIRIAU.com - Jembatan Sungai Reteh Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir, ambruk. Tidak hanya mengakibatkan satu unit truk cold diesel L300 yang membawa matrial bangunan berupa semen dan satu unit sepeda motor warga yang sedang melintas terjun ke sungai, tetapi masyarakat setempat juga terancam terisolir.
Ambruknya Jembatan Sungai Reteh tersebut dikarenakan usia jembatan yang sudah tua. Ditambahnya dengan melintasnya mobil pengangkut semen di atasnya hingga jembatan tidak mampu menahan beban yang ada.
"Kondisi jembatan tersebut memang sudah lama rusak dan memprihatinkan. Sayangnya meski sudah diusulkan berulang kali, belum ada perhatian dari Pemkab maupun pihak Provinsi," ujar Mansun anggota DPRD Inhil dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Mansun menambahkan, dampak dari ambruknya jembatan penghubung tersebut membuat akses masyarakat jadi terputus, dan terpaksa menggunakan sampan untuk menyeberang. "Tidak terkecuali nantinya aktivitas pendidikan juga akan terhambat. Karena siswa yang ingin bersekolah terpaksa haru menggunakan sampan, dan ini tentu akan membahayakan, terutama untuk siswa SD," ungkapnya.
Sementara, Camat Keritang, Ridwan, saat dihubungi megatakan runtuhnya jembatang tersebut terjadi sekitar jam 16.00 WIB, Kamis kemarin. Dimana masyarakat tengah beraktivitas, sehingga satu unit mobil dan satu unit sepeda motor yang tengah melintas tercebur ke sungai.
"Jembatan runtuh saat kondisi air sungai sedang pasang dalam, tapi pengendara mobil dan motor yang kecebur ke sungai sudah bisa kita naikan ke darat dan tidak mengalami cedera serius," jelas Camat Ridwan.
"Jembatan ini kondisinya memang sudah memprihatinkan, karena sudah lebih dari 20 tahun. Ini biasanya menjadi lalu lintas masyarakat menuju pasar Kota Baru," tambahnya.
Karena sudah runtuh, sementara ini, bagi masyarakat yang akan menyerang, dikatakan Ridwan harus menggunakan sampan. "Kondisi aman terkendali, sementara yang ingin menyebrang menggunakan sampan," tukas Ridwan. (dr)