| | | | | | | |
Sabtu, 11 Juli 2015  
DariRiau.com / Pekanbaru / Warga Pekanbaru Bisa Nikmati Jaringan Gas Rumah Tangga

Ditargetkan 2017
Warga Pekanbaru Bisa Nikmati Jaringan Gas Rumah Tangga


Kamis, 09/07/2015 - 04:35:38 WIB
DARIRIAU.com - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Regional Wilayah III, Sumatera memastikan akan memperluas jaringan penyaluran gas di Provinsi Riau khususnya di Kota Pekanbaru.

Perluasan jaringan ini akan dimulai pada tahun ini dan ditargetkan rampung pada 2017 mendatang. Artinya, masyarakat khususnya rumah tangga yang selama ini ini bergantung pada gas elpiji, sudah bisa menikmati gas pascabayar tersebut pada tahun 2017 tersebut.

Hal ini diungkapkan Regional Head Wilayah III, Sabarudin didampingi Area Manager PGN Pekanbaru, Wendi Purwanto usai acara buka bersama anak yatim di salah hotel di Pekanbaru.

Dijelaskan Sabarudin, untuk izin pembangunan jaringan gas rumah tangga dan industri ini sudah mendapt izin dari Pemko Pekanbaru, dimana pusat penyaluran gas untuk Kota Bertuah akan dipusatkan di Kawasan Industri Tenayan Raya (KIT).

Tak hanya itu, enginering untuk pembangunan tersebut juga sudah disiapkan perusahaan plat merah tersebut. "Tinggal kita tunggu persetujuan regulator di Jakarta saja," ujarnya.

Untuk merealisasikan gas rumah tangga dan industri ini nantinya, akan dialirkan dari ladang gas Sumatera Selatan menuju, Duri (Bengkalis,red)-Perawang-Pekanbaru (Tenayan,red).

"Dari perawang itu nanti akan kita bangun pipa gas sepanjang 60 kilometer menuju Tenayan Raya, tepatnya di pembangkit listrik. Dari sini nanti kita alirkan lagi ke kantong-kantong perumahan yang sudah kita petakan," ungkapnya lagi.

Untuk tahap pertama katanya, PGN menargetkan bisa mengaliri gas terhadap 5 ribu rumah tangga. "Target awalnya itu 5ribu rumah, sambil kita lihat perkembangannya nanti," tukasnya.

PGN sendiri sambungnya, optimis gas jaringan pipa yang sudah berlaku disejumlah daerah di Indonesia ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat pengguna gas, yang selama ini bergantung terhadap gas elpiji Pertamina.

"Di Batam sudah signifikan pertumbuhan gas jaringan ini, terutama untuk kebutuhan industrinya. Sehingga baru setahun, kami sudah menambah perluasan jaringan pipa gas ini," tandasnya.

Untuk saat ini kata Sabarudin, gas sistem penyaluran pipa ini sudah dinikmati beberapa industri/perusahaan besar di Riau. Mulai dari Chevron, Sinarmas Group, RAPP, pembangkit listrik swasta dan beberapa perusahaan lainnya.
"Gas rumah tangga ini sistemnya seperti PDAM. Jadi penggunaannya jauh lebih irit dari penggunaan tabung," pungkasnya.

Dari hasil survey yang sudah dilakukan pihaknya, kebutuhan gas jaringan di Riau mencapai 200 MMSCFD. "Kita sudah perkirakan untuk 15 tahun kedepan, kebutuhannya akan terus meningkat," tandasnya.

Jika gas jaringan pipa ini terealisasi diharapkan dapat merangsang peningkatan pertumbuhan industri di Riau."Di Batam itu, pertumbuhan industrinya meningkat signifikan setelah adanya gas jaringan pipa ini. Kita berharap di Riau juga begitu," tandasnya.

Tak hanya itu, gas jaringan pipa PGN ini bisa menjadi solusi konkrit atas kebutuhan gas rumah tangga. Apalagi dalam beberapa bulan belakangan masyarakat dipanikkan oleh kasus langkanya gas elpiji 3 kilo.

Selain susah mendapatkan gas, masyarakat juga harus merogoh kocek lebih dari harga normal untuk mendapatkan gas tabung melon tersebut.(rg/mc)



Komentar Anda :



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)