| | | | | | | |
Jum'at, 03 Juli 2015  
DariRiau.com / Pekanbaru / Kepala BKD Diperiksa Satreskrim Polresta Pekanbaru

Kepala BKD Diperiksa Satreskrim Polresta Pekanbaru


Kamis, 02/07/2015 - 19:37:18 WIB
DARIRIAU.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru Azharisman Rozie diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Kota Pekanbaru, Kamis (2/7) siang.

Pemeriksaan ini terkait adanya laporan pemalsuan surat keterangan yang diberikan oleh salah satu organisasi kewartawanan saat dirinya menjabat Kepala Bagian Humas Setda Kota Pekanbaru.

Rozie saat dikonfirmasi mengakui dirinya diperiksa terkait laporan pemalsuan surat keterangan yang diberikan oleh salah satu organisasi kewartawanan. Namun dia enggan menyebutkan organisasi apa yang bermasalah ini, begitu juga siapa yang dilaporkan.

"Yang jelas ada oknum wartawan lokal yang dilaporkan terkait pemalsuan itu," kata dia.

Sehari sebelum pemeriksaan itu, beredar surat kaleng di lingkungan Pemko Pekanbaru yang menyudutkan Rozie agar diperiksa atas dugaan korupsi kwitansi bodong.

Ditanya apakah pemeriksaan yang dilakukan oleh Penyidik Polresta Pekanbaru berhubungan dengan surat kaleng itu, Rozie enggan menanggapi.

"Kalau soal selebaran saya tidak mau berkomentar. Saya anggap itu bumbu-bumbu di bulan ramadhan untuk menambah pahala," sebutnya.

Rozie juga menyebut selebaran tersebut hanya isu kacangan. Karena kasus yang disebut sudah pernah diperiksa. "Itu kan dahulu sudah pernah (diperiksa) dan sudah clear," ujarnya. 

Menanggapi pemeriksaan Azharisman Rozie oleh Satreskrim Polresta Kota Pekanbaru, Kapolresta Kombes Pol Drs Aries Syarif Hidayat MM melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan kepada mantan Kabag Humas Pemko Pekanbaru.

"Betul yang bersangkutan memang kita periksa. Namun, untuk saat ini status Rozie masih sebagai saksi," katanya.

Lanjutnya, Rozie diperiksa lantaran pada saat itu posisinya sebagai Kepala Bagian Humas Setda Kota Pekanbaru. Saat itu, Humas Pemko menerima proposal dari salah satu organisasi kewartawanan.

Belakangan, pengurus yang memasukkan proposal dipolisikan oleh pengurus yang baru. Rozie yang dulu menjabat sebagai Kabag Humas yang menerima proposal pun ikut diperiksa.

"Saat ini kami masih mendalami pemalsuannya, jadi tunggu saja proses berikutnya," imbuhnya.

Pantauan di lapangan, Rozie diperiksa selama lebih kurang tiga jam, ada enam penyidik berada di ruang kerja Kepala BKD Pekanbaru. Usai meminta keterangan tersebut, penyidik keluar meninggalkan ruangan dengan membawa sejumlah map. Namun sayang penyidik tidak memberikan komentar apapun terkait dengan pertemuannya dengan Kepala BKD Pekanbaru. (rom)





Komentar Anda :



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)