DARIRIAU.com - Anak-anak berkebutuhan khusus seperti Autis tidak seharusnya dikucilkan oleh orang tua dan keluarganya, ia harus terus dirangkul dan tetap berhak mendapatkan pendidikan yang layak, sama seperti anak-anak normal.
Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau Dr H Kamsol MM saat membuka acara Pendidikan dan pelatihan Parenting Autis se Provinsi Riau tahun 2015 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Selasa (26/5).
Kamsol menyebut, anak merupakan anugerah dan amanah dari Allah Swt yang harus dijaga dan dididik, agar menjadi anak yang berguna, apapun dan bagaimanapun kondisi anak tersebut.
"Anak itu amanah yang harus dirawat, dibesarkan, dan dia berhak mendapatkan pendidikan yang layak, jadi meski anak itu terlahir sebagai anak berkebutuhan khusus, seperti autis, ia harus tetap dan berhak untuk mendapakan perhatian yang sama seperti anak-anak normal oleh orang tuanya," kata Kamsol.
Perhatian penuh menurut Kamsol harus diberikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus ini, terutama anak Autis. Anak Autis bukan untuk disembunyikan, karena malu dengan kondisinya.
"Anak itu adalah titipan Allah swt, jadi kita harus ihklas dalam mendidik anak, dalam kondisi apapun anak-anak kita, kalau itu kita lakukan, maka Insyaallah akan diberi balasan pahala oleh Allah swt," pungkasnya.
Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan dan Pelatihan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (P2PAUDNI) Disdikbud Riau Drs H Abdul Kadir, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak berpendidikan khusus.
"Meningkatkan dukungan orang tua keluarga terhadap pemberian pendidikan yang layak bagi anak berkebutuhan khusus," sebutnya.
Peserta dalam kegiatan ini 500 orang, dengan utusan per Kabupaten/Kota antara 20 sampai 25 orang, dengan utusan terbanyak dari Kota Pekanbaru. (fad)