| | | | | | | |
Jum'at, 29 Mei 2015  
DariRiau.com / Internasional / Diamnya Penggiat HAM Melihat Tragedi Kemanusiaan Rohingya di Indonesia

Mendapat Sorotan dari Ketua MPR
Diamnya Penggiat HAM Melihat Tragedi Kemanusiaan Rohingya di Indonesia


Selasa, 26/05/2015 - 15:28:59 WIB
Imigran Rohingya di perairan Thailand. 
AFP PHOTO/Christophe Archambault
TERKAIT:
DARIRIAU.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan mempertanyakan sikap para aktvis atau penggiat Hak Asasi Manusia yang 'sunyi' melihat tragedi kemanusiaan 1500 pengungsi Rohingya dari Malaysia dan Bangladesh yang masuk ke Indonesia melalui pesisir wilayah Sumatera dengan menggunakan kapal-kapal kayu.

"Saya minta penggiat HAM, itu ada masalah HAM luar biasa, segera bicara. Jangan diam saja melihat pengungsi Rohingya yang sudah mencapai 1.500 orang!," kata Zulkifli Hasan di depan peserta  "Lokakarya Nasional Pengelolaan Wakaf dan Aset Masjid" di Indonesia, di Aula Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (25/5) malam.

Zulkifli mengaku sangat prihatin atas tragedi kemanusiaan yang disikapi oleh para penggiat aktivis HAM di Indonesia dengan tenang-tenang saja. Ribuan pengungsi Rohingnya itu harus secepatnya diselamatkan dari tengah laut.

"Ini tantangan bagi penggiat HAM. Biasanya bersuara lantang kalau untuk satu orang. Bahkan penggiat HAM punya stamina bertahun-tahun untuk berteriak. Kesannya paham betul tentang HAM, kenapa giliran ada ribuan manusia yang lari dari tanah kelahirannya untuk menyelamatkan nyawanya, penggiat HAM kompak diam?,"

"Etnis Rohingya itu juga manusia. Sama dengan pihak yang selama ini dibela habis-habisan oleh penggiat HAM Indonesia. Kok penggiat HAM Indonesia tidak bunyi atau memang tak ada lagi," ujar  Ketua Umum PAN ini.

Zulkifli menegaskan pihaknya akan segera memanggil Kedubes Myanmar untuk menuntaskan masalah kemanusiaan tersebut. "Bila perlu presiden Joko Widodo segera memanggil Kedubes dan Presiden Myanmar," katanya. (gsu)




Komentar Anda :



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)