| | | | | | | |
Jum'at, 22 Mei 2015  
DariRiau.com / Politik / MPR: Pemuda Muhammadiyah Tak Pernah Kekeringan Kader

MPR: Pemuda Muhammadiyah Tak Pernah Kekeringan Kader


Rabu, 24/12/2014 - 10:29:55 WIB
DARIRIAU.com - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meyakini berharap kepengurusan Pemuda Muhammadiyah akan lebih baik lagi dibandingkan periode sebelumnya. Hal itu bisa dilihat dari komposisi kepengurusan PP Muhammadiyah 2014-2018 yang mayoritas berusia muda.

"Di periode 2014-2018 ini, saya lihat rata-rata pengurus masih berusia muda. Hal itu juga menunjukkan Pemuda Muhammadiyah tidak mengalami kekeringan kader," ujar Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan singkat acara pelantikan Badan Pengurus Harian  Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah (PM) di Hotel Aryadutta, Jakarta, Selasa (23/12) malam.

Dahnil Anzar Simanjuntak (32 tahun) dilantik sebagai Ketum Pemuda Muhammadiyah masa bakti 2014-2018 menggantikan Saleh Partaonan Daulay Ketum periode 2010-2014 yang kini menjadi Ketua Komisi VIII DPR.

Saleh P. Daulay pun meyakini di bawah komando Dahnil Anzar Simanjuntak PM akan jauh lebih baik dibanding periode kepengurusannya. Karena hanya dengan itu, organisasi Pemuda Muhammadiyah akan beruntung. 

"Saya melihat banyak anak-anak muda. Jadi sudah mulai turun umurnya di banding periode 2010-2014. Meski belum sepenuhnya bisa menjalankan UU Pemuda," ujarnya seraya  merujuk UU Nomor 40/2009 tentang Kepemudaan yang membatasi usia pemuda Indonesia yakni 15 sampai dengan 30 tahun.

Saleh mengingatkan kepada kabinet Dahnil agar selalu sering mengingat ikrar yang telah diucapkan saat pelantikan pada Selasa (23/12). Langkah tersebut sebagai upaya menjaga dan mengawal agar pengurus PM terus semangat untuk mengabdi selama masa bakti kepengurusan.

"Biasanya semangat untuk mengabdi untuk kencang di awal-awal periode. Jangan sampai mengurus pengurus. Karena itu lebih sulit dari mengurus urusan itu sendiri," ujarnya.

Politisi dari Partai Amanat Nasional itu pun merasa lega karena di akhir masa jabatannya sebagai Ketum PM berakhir dengan khusnul khotimah.

Saleh mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi mensukseskan masa kepeminannya selama empat tahun ini. 

"Saya pun ikhlas jika pada saatnya nanti saya dilupakan atau terlupakan. Tapi yang jelas saya tak pernah melupakan Pemuda Muhammadiyah," ujar Saleh yang mengaku meluangkan waktunya untuk hadir dalam pelantikan PM meskipun di saat bersamaan juga harus kunker masa reses di dapilnya, kota  Sibolga, Sumut.

Turut hadir dalam acara pelantikan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar, Ketua PP Muhammadiyah Prof. Yunahar Ilyas, Gubernur Banten Rano Karno dan ratusan aktivis PM se-Jabodetabek dan provinsi lainnya.(gsu)






| | | | | | | |
Redaksi
Copyright 2012-2015
PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved