DARIRIAU.com - Untuk menumbuh dan mengembangkan jiwa usaha bagi mahasiswanya, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) miliki warung pojok mahasiswa.
Warung pojok mahasiswa yang dibangun di kampus II UMRI di Jalan Tuanku Tambusai ujung Pekanbaru tersebut, diresmikan pemakaiannya oleh Ketua Dewan Penyantun UMRI, Saleh Djasit, Minggu (16/11) lalu.
Menurut Rektor UMRI Dr Mubarak, pendirian warung pojok mahasiswa tersebut dalam mengembangkan jiwa wirausaha bagi kalangan
mahasiswanya.
"Dibukanya warung pojok mahasiswa ini, dapat menjadi wadah bagi kalangan mahasiswa untuk mengembangkan jiwa wirausaha mereka, sehingga setelah lulus nanti, mainset mereka tidak hanya terfokus mencari kerja saja, namun sudah mampu menciptakan lapangan kerja sendiri," ujarnya, Rabu (19/11) di Pekanbaru.
Dia menyebut, pengembangan jiwa wirausaha tersebut saat ini masih diberikan kepada mahasiswa yang berada di Fakultas Ekonomi, namun kedepannya diharapkan bisa juga diberikan kepada Mahasiswa pada Fakultas-Fakultas lainnya yang berada di UMRI.
"Ke depan, kita harapkan lewat program wirausahaan ini, dapat lahir pebisnis muda dari lulusan UMRI," harapnya.
Sementara Kepala UPT Kewirausahaan UMRI, Zul Azmi, menambahkan, program wirausahaan ini sudah berjalan dan hingga kini pihaknya sudah membina 35 kelompok, dimana anggotanya berasal dari kalangan mahasiswa.
Adapun jenis usaha yang sudah dibina UMRI, seperti pembesaran ikan lele, kebun semangka tanpa biji, bisnis fotokopi, kerajinan tangan, rancangan bunga, service komputer dan lainnya.
"Peresmian warung pojok mahasiswa yang berjumlah tiga unit saat ini, murni dari dana dewan penyantun. Tahap awal, dewan penyantun membantu sebesar Rp180 juta, dimana Rp90 juta untuk pembangunan gedung dan Rp90 juta lagi untuk bantuan modal usaha, yakni bunga hias, fotokopi dan alat tulis kantor (ATK) dan service komputer," jelasnya.
Bantuan untuk program ini, menurutnya akan berkelanjutan diberikan oleh dewan penyantun UMRI, dimana setiap tahun akan dikucurkan sebesar Rp90 juta.
Dimana, mereka yang duduk dikepengurusan dewan penyantun UMRI, selain Saleh Djasit, juga ada Mursini, Anggota DPRD Riau, dan Wan Abu Bakar (Mantan Gubernur Riau).
Zul Azmi menambahkan, bantuan yang diberikan kepada kelompok usaha mahasiswa ini, tidak hanya untuk modal saja, namun
pihaknya melakukan pembinaan, seperti teknis berwirausaha, materi usaha dan bagaimana mencari dana untuk pengembangan wirausaha serta lainnya. (ris)