Ditolak Ambulans, Perempuan Arab Saudi Tewas
Minggu, 09/02/2014 - 10:10:16 WIB
DARIRIAU.com - Hukum konservatif Arab Saudi kembali memakan korban. Dilaporkan mahasiswi putri Arab Saudi dibiarkan tewas setelah ambulans menolak memberi pertolongan dan mengantar sang mahasiswi ke rumah sakit terdekat.
Mahasiswi yang tewas tersebut teridentifikasi sebagai Amna Bawazeer. Dia tewas di halaman Fakultas Ilmu Sosial Universitas Raja Saud.
Amna tewas akibat serangan jantung. Tragisnya, nyawa Amna tidak bisa tertolong lagi karena pihak ambulans menolak membawa Amna disebabkan tidak ada anggota keluarga laki-laki yang sah bisa menemani Amna di dalam ambulans.
Dilansir okezone dari Ahram, Sabtu (8/2/2014), kejadian yang menimpa Amna segera memicu kemarahan dari pengguna sosial media. Bahkan pengguna sosial media yang kebanyakan perempuan ini menyalahkan pihak universitas atas kematian Amna.
Pihak Universitas mendengar tuduhan tersebut segera merespons. Mereka menyatakan Amna telah menderita penyakit jantung sejak usia empat tahun.
Tak hanya itu, pihak universitas menjelaskan mereka telah melakukan upaya menyelematkan nyawa Amna. Tetapi karena keterbatasan alat upaya tersebut tidak berhasil mereka lakukan.
Hukum Konservatif pemisahan pria dan wanita yang diberlakukan di Arab Saudi tengah mendapat tentangan di dunia. Arab Saudi memang diketahui menerapkan hukum pemisahan secara ketat.
Di negara itu, Perempuan tidak diizinkan berjalan atau berkerja tanpa ada izin atau didampingi oleh anggota keluarganya. Tidak sampai di situ saja, Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang melarang perempuan untuk mengemudikan kendaraan. (okz)
(0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|