Dirugikan PLN? LPKSM Siap Terima Pengaduan Masyarakat
Selasa, 04/02/2014 - 19:31:00 WIB
DARIRIAU.com - Pemadaman listrik yang tak terjadwal di PLN dinilai merugikan masyarakat. Kerugian terberat adalah terjadinya konsleting listrik dan rusaknya sejumlah peralatan listrik di rumah-rumah. Dari kondisi itu, Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Bengkalis menaruh perhatian terkait kondisi ini.
Demikian disampaikan Ketua LPKSM Bengkalis Fadli Syarifuddin, Selasa (4/2). Ia mengatakan, LPKSM siap menerima pengaduan dari masyarakat yang merasa dirugikan atas pemadaman yang tidak terjadwal oleh PLN Bengkalis.
"Sebagai lembaga perlindungan konsumen, kita siap menampung pengaduan dan keluhan dari masyarakat. Karena saya menilai, akhir-akhir ini PLN juga terkesan sembarangan dalam bertindak melakukan pemadaman listrik," kata Fadli Syarifuddin.
Menurutnya lagi, pemadaman listrik secara sepihak sangat berpengaruh pada aktifitas dan ekonomi masyarakat, sementara itu PLN tidak pernah melakukan upaya pemberian kompensasi. Sehingga, bisa dikatakan kinerja PLN masih belum maksimal untuk pelayanan.
Dikatakan Fadli, kendati sudah ada Undang-Undang Ketenagalistrikan, namun PLN masih perlu pembenahan lagi, jika perlu kedepan lebih mengakomodir kepentingan masyarakat, kontraktor listrik dan PLN itu sendiri secara berimbang.
"Kita siap menerima pengaduan dalam bentuk apapun berkaitan dengan PLN, baik itu mengenai tarif listrik, pasang baru, jaringan terbatas, kehandalan daya agar tidak mudah turun, pemadaman sepihak, pembangunan pembangkit, tagihan listrik dan baca meter. Ini kita lakukan dalam upaya pengawasan di PLN Bengkalis," terangnya.
Sementara itu, Manager PLN Rayon Bengkalis Andhy Prasetiawan saat diwawancarai wartawan tetap beralasan, pemadaman dilakukan karena adanya kerusakan yang dialami 2 unit mesin sewa di PT. Kerta Bumi Teknindo (KBT).
Ia menjelaskan, kerukana terjadi sejak Sabtu malam lalu, sehingga memaksa terjadinya pemadaman bergilir pada feeder Meskom. Untuk bertahan dipelayanan, Sabtu lalu telah diupayakan 1 unit mesin bisa beroperasi dahulu, sambil menunggu perbaikan mesin lainnya.
"Mulai Sabtu malam ada giliran pemadaman, untuk malam ini giliran feeder Meskom, dikarenakan ada tambahan gangguan 2 unit mesin sewa KBT rusak mulai pada hari sabtu kemarin dan telah diupayakan dalam minggu minggu ini 1 unit mesin bisa beroperasi dahulu, sambil menunggu perbaikkan mesin satunya lagi, "ungkap Andhy.
Disinggung bahwa pihak PLN Bengkalis telah mendapatkan tambahan daya dari PT. Meskom Agro Sarimas (MAS), Andi menjelaskan bahwa suplay dari PT. MAS itu hanya mendapatkan 300 KW, "ini tidak mencukupi untuk kebutuhan daya di Pulau Bengkalis, "tambahnya. (put)