| | | | | | | |
Senin, 02 Desember 2013  
DariRiau.com / Bengkalis / Jaksa Didesak Periksa Pansus DPRD? Ini Kata Jamal

Kisruh Penyertaan Modal Rp300 M
Jaksa Didesak Periksa Pansus DPRD? Ini Kata Jamal

Bengkalis -
Kamis, 28/11/2013 - 23:04:03 WIB

DariRiau.com - Kisruh tentang penyertaan modal sebesar Rp300 miliar ke BUMD PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ) kembali direspon ketua DPRD Bengkalis. Disahkannya Perda penyertaan modal tersebut sudah sesuai mekanisme serta itikat baik dewan untuk pembangunan daerah.

"Pada prinsipnya dana penyertaan modal itu disahkan DPRD sudah sesuai mekanisme maupun aturan main. Kalau ada desakan supaya mantan pansus penyertaan modal ke PT.BLJ supaya diperiksa secara hukum, rasanya kurang tepat. Pansus bekerja sesuai keputusan paripurna untuk membahas penyertaan modal membangun jaringan listrik berupa PLTG/U di dua kecamatan," terang Jamal Abdillah,ketua DPRD Bengkalis, kamis (28/11) menyikapi wacana yang berkembang sekarang.

Dijelaskan Jamal, dalan mekanisme ketatanegaraan, DPRD memiliki hak budgetting untuk menyetujui dan mengesahkan anggaran. Pansus penyertaan modal dibentuk berdasarkan kesepakatan seluruh fraksi di dewan, kemudian Perda penyertaan modal yang direkomendasikan pansus disahkan setelah seluruh fraksi setuju. Artinya, pada saat penyertaan modal masih berbentuk ranperda, disanalah tugas pansus melakukan kajian.

Politisi muda PKS ini juga menyinggung tentang tekhnis penggunaan dana Rp 300 milyar itu sepenuhnya tanggungjawab direksi dan komisaris PT.BLJ. Selain itu tujuan awal disahkannya penyertaan modal tersebut karena dari ranperda yang diajukan ke dewan cukup bagus, ada itikat baik dari PT.BLJ dan Pemkab untuk membangun jaringan listrik.

Kalau kemudian terjadi perubahan rencana, jelas pihak PT. BLJ yang harus bertanggungjawab, karena dana Rp 300 milyar dikelola perusahaan semi plat merah itu.

"Kita semua punya itikat baik memajukan daerah ini, apalagi persoalan listrik dari dahulu sampai sekarang masih belum terarasi. Oleh karena itulah Ranperda-nya kita setujui menjadi Perda. Apalagi manajemen PT.BLJ awalnya menunjukan komitmen yang bagus ke dewan dan publik, untuk membangun kelistrikan. Kita lihat sajalah apakah mereka (PT.BLJ) sanggup menjalankan amanah sesuai Perda, kita tunggu saja," pesan Jamal. (rdi)

(0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
| | | | | | | |
| Redaksi | Info Iklan |
Copyright 2012 DariRiau.Com, All Rights Reserved