Bupati Berang, Disdik Bangun Sekolah tak Selesai
Otonomi -
Jumat, 15/11/2013 - 19:28:14 WIB
 |
Herliyan Saleh
|
TERKAIT:
DARIRIAU.com - Kekecewaan orang nomor satu di Negeri Junjungan tersebut terlihat saat dirinya bersama sejumlah pejabat Bengkalis meresmikan sejumlah proyek program PNPM Mandiri di desa Teluk Lancar, Kamis (15/11) lalu. Saat itu, Bupati meresmikan gedung SMA 3 yang dibangun oleh PNPM Mandiri.
Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh kecewa melihat bangunan ruang belajar 3 lokal SMA 3 desa Teluk Lancar, kecamatan Bantan mulai dikerjakan sejak tahun 2011 lalu belum juga rampung dikerjakan.
"Yang dibangun melalui program PNPM Mandiri selesai, tapi yang dibangun oleh Dinas Pendidikan tidak selesai. Apa persoalannya, mengapa tahun ini tidak dikerjakan," kesal Bupati kepada sejumlah wartawan.
Sayangnya saat Bupati 'Berang' tak seorangpun terlihat pejabat dari Dinas Pendidikan Bengkalis di lokasi tersebut, sehingga tidak ada yang bisa menjelaskan mengapa gedung sekolah yang hanya 3 lokal itu tidak selesai selama 3 tahun ini.
Karena tidak ada pejabat Disdik, Bupati lantas meminta camat Bantan, Muhammad Nazly, untuk melaporkan kegiatan pembangunan gedung SMA 3 tersebut. Bupati bahkan meminta pada hari Senin mendatang, laporan tersebut sudah ada di meja kerjanya.
"Tahun 2014 mendatang bangunan sekolah ini harus selesai. Saya minta laporan tentang sekolah ini sudah ada di meja kerja saya pada hari Senin besok," geram Bupati.
Saat ini, bangunan sekolah tiga lokal tersebut baru 'ikat batu' dan belum dipasang atap apalagi diplaster. Mulai dibangun pada tahun 2011, namun kemudian terhenti. Tidak jelas apa persoalannya, padahal gedung tersebut sangat dibutuhkan.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis, H Herman Sani belum bisa dimintai penjelesannya soal terbengkalainya gedung sekolah tersebut. Beberapa kali mencoba dihubungi lewat telepon selulernya namun tidak aktif.
Terpisah Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah mengatakan keinginan menjdikan daerah ini sebagai Kota Pendidikan terhambat oleh banyak hal. Selain persoalan eksternal seperti ketersediaan sarana prasarana, juga persoalan internal di Dinas Pendidikan tersebut.
"Visi dan misi Bupati dan Wakil bupati menjadikan Kota Bengkalis sebagai Pusat Kota Pendidikan sangat bagus untuk ke depan. Tetapi kalau bekerja sendiri, mengawasi sendiri, hasilnya tidak akan maksimal.
Apalagi pejabat Disdik Bengkalis males ngantor dan tidak serius menjalankan program bupati," kata Politikus PKS ini saat dimintai tanggapannya. (har/ad)
(173) Dibaca - (0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|