Kecewa, Mardianto Manan Mundur dari PAN
Politik -
Jumat, 25/10/2013 - 15:16:05 WIB
 |
Mardianto Manan
|
TERKAIT:
DARIRIAU.com - Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Kabupaten Indragiri Hulu Dewan Pengurs Wilayah (DPW) Partai Amant Nasional (PAN) Riau, Mardianto Manan mengundurkan dari dari kepengurusan partai yang dipimpin Herliyan Saleh - Herman Gazali tersebut. Mardianto mengaku kecewa terhadap DPW PAN karena tidak menjalankan organisasi dengan benar.
"Mulai hari ini saya menyatakan mundur dari kepengurusan DPW PAN Riau," ujar Mardianto kepada wartawan, Jumat (25/10).
Kekecewaan Mardianto tersebut terkait penetapan calon pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Riau Adrianto Ali yang tersandung kasus suap PON. DPW menetapkan Triwan Hadi menggantikan Adrian Ali di DPRD Riau. Padahal, kata Mardianto Manan, pada Pemilu 2009 lalu Triwan Hadi menggelembungkan 870 suara. "Hal ini diperkuat dengan keputusan KPU dan Panwaslu Kuansing," ujarnya.
Seharusnya, kata Mardianto, karena Triwan bermasalah maka yang berhak menggantikan Adrian Ali adalah dirinya. Memang pada Pileg 2009 lalu Triwan Hardi memperoleh suara di bawah Adrian Ali dengan total suara sebesar 3.161, sedangkan Mardianto 3.062 atau berada di bawah Triwan Hadi. "Jika dimasukkan yang 870 itu, maka saya yang menggantikan Adrian Ali itu," jelasnya.
Terkait masalah ini Mardianto Manan yang merupakan salah satu tokoh muda di Kuansing tersebut telah melayangkan surat ke DPW PAN Riau namun tidak mendapat respon.
"Penetapan Triwan Hadi sebagai PAW Adrian Ali juga tidak berdasarkan rapat pleno internal PAW PAN Riau. Ketua dan sekretaris DPW PAN Riau memutuskan sesuatu berdasarkan undang-undang yang kaku tanpa mengedepankan moral. Apalagi Triwan Hardi itu bukan pengurus PAN," jelas pria yang dikenal sebagai pengamat tata kota tersebut.
Meski mengundurkan diri dari pengurus PAN Mardianto mengaku masih merupakan kader partai berlambang matahari terbit tersebut. (jef)
(411) Dibaca - (0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|