Satpol PP Lengah, PKL Kembali Ramai di Pasar Jongkok
Ekonomi - Jefry
Jumat, 20/09/2013 - 09:24:49 WIB
 |
Kamaruzzaman
|
TERKAIT:
DARIRIAU.com - Ketertiban dan keindahan di kawasan eks Pasar Jongkok Panam, Jalan HR Soebrantas, kini kembali semrawut seperti semula lokasi tersebut jadi pasar. Satpol PP Kota Pekanbaru yang dulunya berjaga-jaga di lokasi ini tak lagi tampak, maka pedagang kaki lima pun kembali memadati lokasi tersebut untuk berjualan.
"Satpol PP jangan lengah, kalau lengah seperti inilah jadinya. Tadi malam saya keliling di sana (pasar jongkok) sudah ramai pedagang," kata Kamaruzaman SH, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (19/9/2013).
Satpol PP, kata Kamaruzaman, hanya berpatroli di jam-jam tertentu saja dan dengan jumlah personil sedikit, membuat PKL berani menduduki lokasi yang telah disterilkan sejak dua bulan lalu. Bahkan, di lokasi tersebut saat ini juga telah bekerja alat berat untuk membuat jalur lambat dari Jalan Purwodadi hingga Jalan Putri Tujuh.
"Sekarang mereka (PKL) menggelar barang dagangan di samping pengerjaan jalur lambat tersebut. Ketika ada Satpol PP, PKL ini pura-pura pergi sebentar, setelah Satpol PP lengah, PKL kembali lagi berjualan," terangnya.
Politisi Partai Demokrat ini juga menegaskan, Satpol PP harus kembali fokus mengawasi keberadaan PKL di eks Pasar Jongkok HR Soebrantas tersebut. Kepada pemilik Ruko pun, diminta agar tidak memberi ruangan bagi PKL yang ingin berdagang di lokasi yang telah disterilkan pemerintah tersebut.
"Untuk relokasi PKL kan sudah disediakan Pasar Wisata Bertuah Purwodadi yang tak jauh dari eks Pasar Jongkok ini. Kalau sekarang PKL kembali berjualan di lokasi terlarang, ini tentu pelanggaran yang wajib diberi tindakan tegas," pintanya.
Ditambahkan Kamaruzaman, pihaknya setuju jika di lokasi eks Pasar Jongkok ini dibangun jalur lambat dan bersih dari PKL. Dengan demikian, di kawasan tersebut yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena sering macet dan tidak tertata, semrawut, bisa dihijaukan lagi dan dibuatkan seperti taman di jalur lambat sepanjang Ruko tersebut.
"Tentu akan indah kalau dihijaukan lagi. Selama ini rumput dan tanaman hias yang ditanam di pinggir jalan dan trotoar tak bisa hidup karena terinjak-injak, kalau lokasi itu sudah steril maka penghijauan pun bisa dilakukan," pungkasnya.(jef)
(159) Dibaca - (0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|