Kamsol: Bekali Anak Didik dengan Bahasa Inggris Selasa, 11/08/2015 | 16:53
DARIRIAU.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr H Kamsol, Senin (10/8) malam membuka sekaligus Lima kegiatan Bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI).
PNFI merupakan bagian dari upaya memberi keterampilan kepada anak-anak usia sekolah tapi tidak bersekolah. Lima kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka tersebut adalah Peningkatan Manajemen Pengelolaan Organisasi Mitra,
Sosialisasi Pengarustamaan Gender (PUG) Bidang Pendidikan, Sosialisasi dan Koordinasi Kebijakan PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Workshop Validasi Data Kursus, dan Pelatihan Sekaligus Pemetaan Geospasial Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).
Kamsol dalam kesempatan itu mengingatkan kepada lembaga dan juga tenaga PNFI untuk bisa terus meningkatkan layanan pendidikan, dan keberadaan lembaga dan tenaga pendidik PNFI ini memiliki tugas mulia dalam memberikan pendidikan kepada mereka yang putus sekolah.
"Tidak gampang untuk bisa mengajak mereka yang putus sekolah ini untuk diajak bersekolah, apakah itu melalui pendidikan paket kesetaraan, ataupun dengan memberikan pelatihan dan kursus bagi mereka, agar bisa terampil," kata Kamsol.
Khusus untuk Lembaga kursus yang menyiapkan alumninya memiliki keahlian dan keterampilan, Ksmsol berharap kedepan bisa juga membekali siswa nya dengan Bahasa Inggris.
Hal itu dalam rangka menyiapkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dikirim ke luar negeri, tidak hanya menjadi pembantu. "Ini merupakan program pemerintah yang akan kita dukung untuk mensukseskannya," tegasnya.
Kamsol menyebut, pemberian bekal berupa Bahasa Inggris tersebut sangat penting, agar warga negara Indonesia yang dikirim ke luar negeri terhindar dari perilaku-perilaku yang merendahkan diri mereka.
Hal itu juga dalam rangka menyikapi pemberlakukan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA).
"Pemberlakukan MEA ini jangan sampai kita menjadi penonton, kita harus mampu bersaing dengan mereka yang datang dari luar negeri," kata Kamsol. (fad)