Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir - Negeri Seribu Jembatan - Menuju Inhil Berjaya dan Gemilang 2025
 
Terra dan Aqua Temukan 21 Titik Api di Inhil
Senin, 22/09/2014 - 21:19:57 WIB
 

DARIRIAU.com - Hasil pantauan Satelit NOAA 18 BLH Inhil tanggal 19, 20 dan 21 September ditemukan 1 titik api di Inhil. Namun berdasarkan satelit Teraa terdapat 21 titik api pada waktu yang sama, dimana kondisi tersebut kembali meningkat tajam dari beberapa hari sebelumnya.

Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil, melalui Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf, jumlah titik api berdasarkan satelit Teraa tersebut meningkat dari hari-hari sebelumnya, yaitu sekitar 18 titik api.

"Jumlah titik api yang terpantau pada Jumat, Sabtu dan Minggu sore, (21/9) meningkat lagi hingga mencapai 21 titik, namun itu hanya berdasarkan satelit Teraa, dimana keakuratan satelit NOAA 18 yang lebih bik hanya memantau 1 titik api pada tanggal 21 di Desa Kota Baru Reteh Kecamatan Keritang," tutur Ardi Yusuf, Senin (22/9).

Dijelaskan Ardhi, munculnya titik api tersebut, dikarenakan kebakaran hutan dan lahan yang karena saat ini tengah berlangsung musim kemarau, sehingga banyak lahan hutan dan kebun yang mengering dan mudah tersulut kebakaran.

Oleh karena itu, kondisi tersebut harus segera diantisipasi oleh semua pihak terkait, terutama aparat dan masyarakat setempat. Sehingga, titik api yang ditemukan saat ini dapat segera diminimalisir, agar tidak semakin meningkat jumlahnya.

"Untuk mengantisipasi meningkatnya titik api ini, kita minta masyarakat yang berkebun dan berladang, tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk membersihkan ataupun membuka lahan baru. Sebab, resiko yang ditimbulkan nantinya sangat besar, seperti terjadinya kebakaran hutan dan lahan," terangnya.

Adapun wilayah-wilayah yang ditemukan titik api menurut satelit Teraa tersebut adalah Kecamatan Gaung 2 titik, Teluk Belengkong 1 titik, Pelangiran 5 titik, Mandah 4 titik, Gaung Anak Serka 1 titik, Concong 1 titik, Kempas 1 titik, Pulau Burung 2 titik, Tempuling 2 titik dan 1 titik di Tembilahan Hulu dan 1 titik di Kemuning.

Walaupun keakuratam Teraa dinyatakan tidak kuat, namun kondisi udara di Kota Tembilahan dan sekitarnya semenjak tiga hari terakhir memang cenderung berkabut karena kabut asap, bahkan hidungpun terasa pedih jika lama-lama berkativitas di luar ruangan. (adv/hms)
 

Senin, 27/10/2014 - 16:25:46 WIB
81 Orang Warga Inhil Terima Zakat dari BAZDA

Minggu, 26/10/2014 - 16:55:57 WIB
1700 Personel Siap Amankan Penyelenggaraan MTQ Provinsi Riau

Sabtu, 25/10/2014 - 16:18:20 WIB
Bupati Inhil Peroleh Anugerah dari Kesultanan Banjar

Jumat, 24/10/2014 - 01:13:14 WIB
Zhulaikhah Wardan Kunjungi GAS dan Batang Tuaka

Kamis, 23/10/2014 - 22:17:37 WIB
Pencopotan Baleho Annas Dianggap Sudah Tepat

Rabu, 22/10/2014 - 23:32:48 WIB
Progres Program DMIJ Mencapai 50 Persen

Selasa, 21/10/2014 - 22:40:43 WIB
Bupati Inhil Buka Sosialisasi dan Pemantapan Wawasan Kebangsaan Korpri

Senin, 20/10/2014 - 23:24:50 WIB
PKK Siap Dukung Program Bupati Inhil

Minggu, 19/10/2014 - 08:07:16 WIB
Wabup Inhil Buka Pelatihan Shalat Jenazah

Sabtu, 18/10/2014 - 16:33:09 WIB
Jiwa Wirausaha Siswa SMK Harus Ditumbuhkan Sejak Dini

Jumat, 17/10/2014 - 01:30:25 WIB
Wabup Tegaskan Stake Holders Harus Berkerja Sungguh-sungguh

Kamis, 16/10/2014 - 08:24:16 WIB
Program Pembangunan Pertanian Inhil Mengacu Empat Program Pokok Kementan

Rabu, 15/10/2014 - 18:35:24 WIB
Haryati Alimuddin Ingatkan Pentingnya Pola Hidup sehat Mulai Dini

Selasa, 14/10/2014 - 18:18:16 WIB
Zulaikhah: Cuci Tangan Harus Dibiasakan Sejak Usia Dini

Senin, 13/10/2014 - 00:09:09 WIB
Bupati Lepas Kontingen Inhil Untuk Mengikuti Porprov Riau

 
HOME | UTAMA | INDEX BERITA INHIL
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2012