DARIRIAU.com - Pasca memenangkan banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), Partai Golkar kubu Agung Laksono langsung bergerak cepat dengan melaksanakan Musyawarah Daerah Partai Golkar di Riau.
Musda Partai Golkar kubu Agung Laksono tersebut dilaksanakan Senin (20/7) kemarin di Pekanbaru. Ada dua Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Partai Golkar yang melakukan Musda yakni DPD II Partai Golkar Kuantan Singingi dan DPD II Partai Golkar Siak.
Hasilnya, Azwar terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Siak dan Imran sebagai Ketua Golkar Kuansing. Sebelumnya DPD II Golkar Pelalawan juga dilakukan perombakan dengan hasilnya Prof. Sufian Hamim sebagai ketuanya.
Selain itu, kubu Agung Laksono di Riau yang dipimpin oleh Ketua DPD I Golkar Indra Muchlis Adnan juga merombak nama bakal calon bupati dari partai berlambang beringin tersebut di luar nama-nama yang telah beredar selama ini.
Jika sebelumnya Golkar Siak mengusung Bupati Syamsuar dan Alfedri sebagai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, kini kubu Indra menggantinya dengan Azwar.
Di Kuansing pasangan calon bupati dan wakil bupati dari Golkar kubu Aburizal Bakrie yang mengusung Indra Putra - Komprensi kini digantikan dengan Imran - Mukhlisin. Sedangkan di Pelalawan Golkar mengusung Prof Sufian Hamim menggantikan nama HM Harris - Zardewan.
Dikatakan Plt Ketua Golkar Riau Indra M Adnan, pelaksanaan Musda tersebut merupakan amanah Mahkamah Partai Partai Golkar sebelum pelaksanaan Pilkada serentak 2015.
Meski terkesan digelar diam-diam namun Indra juga mengatakan kalau pelaksanaan Musda berjalan demokratis. "Proses Musda berjalan sangat demokratis," kata Indra Mucklis Adnan yang juga Korwil Riau - Kepri tersebut.
Sementara itu, Imran, SH yang dipercaya sebagai Ketua Golkar Kuantan Singingi kubu Agung Laksono mengatakan dirinya setelah ditunjuk sebagai Ketua Golkar Kuansing akan memfokuskan diri dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember mendatang. "Tahapannya sudah dimulai, jadi kita akan segera berkoordinasi dengan seluruh kader untuk memenangkan calon yang akan diusung Golkar."
"Alhamdulillah, kita sudah mendapatkan SK DPP Golkar per 15 Juli lalu untuk pasangan Imran - Mukhlisin. Dengan demikian, kita positif maju dengan sembilan kursi," ulas Imran.
Ditegaskan Imran, saat ini pihaknya sedang melaksanakan persiapan Pilkada sampai ke tingkat ranting atau desa. Sementara, untuk deklrasari, Imran menyerahkan sepenuhnya kepada DPD Riau dan DPP.
"Untuk deklarasi, kita masih menunggu arahan dari DPD Riau dan DPP," tegas Imran dikutip dari goriaucom.
Ia berharap seluruh kader bisa bersatu dalam memperjuangkan calon yang diusung Golkar pada Pilkada Desember mendatang. "Mari bersama-sama dalam memperjuangkan calon yang diusung."
"Kita tahu, suara Golkar itu suara rakyat. Oleh sebab itu, inilah saatnya kita memperjuangkan suara rakyat tersebut," pungkasnya. (dr2)