| | | | | | | |
Selasa, 11 08 2015  
DariRiau.com / Indragiri Hilir / Pemkab Inhil Segera Bangun Jalan Penghubung ke Sapat

Kembangkan Wisata Religi
Pemkab Inhil Segera Bangun Jalan Penghubung ke Sapat


Rabu, 01/07/2015 - 19:02:51 WIB
TEMBILAHAN - Makam Sykh Abdurrahman Siddik Al Banjari atau yang lebih dikenal dengan gelar Tuan Guru Sapat di Desa Hidayat Sapat memang menjadi tempat wisata religi yang sangat terkenal di Kabupaten Inhil.

Keberadaan tempat wisata religi ini bukan hanya dikenal oleh masyarakat Riau saja, bahkan peziarah dari mancanegara, seperti Malaysia dan Singapura juga sering berkunjung ke sana.

Untuk memudahkan akses transportasi ke sana, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan komit untuk membangun jalan penghubung pada tahun 2015 ini.

Menurut Bupati Inhil, HM Wardan, selama beberapa tahun terakhir ini, Pemkab Inhil telah mengalokasikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp11, 950 miliar untuk membangun jalan menuju Kecamatan Kuindra tersebut.

"Pembangunan jalannya kita mulai dari depan Lapas Kelas II A Tembilahan, dan seterusnya hingga ke Kuindra," tutur Bupati Wardan saat melakukan Safari Ramadhan di Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuindra, belum lama ini.

Seperti pada tahun 2013 lalu, Pemkab Inhil telah melakukan peningkatan jalan dari Tembilahan menuju Terusan Mas yang berlokas di Parit 22 menuju parit 26 sepanjang 2,5 kilo meter dengan dana sebesar Rp3 miliar serta pembangunan 2 unit dermaga miring di lokasi Terusan Mas dan Seberang Terusan Mas dengan dana sebesar Rp450 juta.

Kemudian, di tahun 2014 Pemkab Inhil juga melakukan peningkatan jalan dari Tembilahan menuju Terusan Mas yaitu di lokasi parit 15 dan 16 sepanjang 1,6 kilo meter dengan dana Rp2 miliar serta membangun jembatan beton sebanyak 2 unit di lokasi ruas jalan Sapat menuju seberang Terusan Mas dengan dana sebesar Rp2,5 miliar.

Sedangkan untuk tahun 2015 ini, peningkatan jalan juga akan dilaksanakan pada Jalan Tembiahan menuju Terusan mas yang berlokasi di Parit 17 dan 21 sepanjang 3,5 kilo meter dengan total anggaran sebesar Rp4 miliar.

"Karena itu, saya sangat mengharapkan bantuan, dukungan dan kejadama dari seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di Kuindra. Sebab tanpa itu semua, apa yang kita laksanakan tidak akan berjalan dengan baik, lancar dan sukses," imbuhnya. (adv)



Komentar Anda :



| | | | | | | |
Redaksi
Copyright © PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved - (2012-2015)