| | | | | | | |
Kamis, 23 April 2015  
DariRiau.com / DPRD Bengkalis / Jembatan Penghubung Jalan Poros Memprihatinkan

Dewan Minta Dianggarkan Pembangunannya Pada Tahun 2016
Jembatan Penghubung Jalan Poros Memprihatinkan


Senin, 20/04/2015 - 15:08:29 WIB
DARIRIAU.com - Sejumlah jembatan penghubung jalan poros antar desa di Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis saat ini dalam kondisi memprihatinkan.

Di antaranya adalah Jembatan Sungai Saraf dan Jembatan Mertas Jaya yang berlokasi di desa Muara Dua. Konstruksi yang terbuat dari kayu membuat struktur jembatan tidak bertahan lama dan sudah hambir amblas ke Sungai.

Padahal kedua jembatan merupakan insfrastruktur vital yang menghubungkan jalan poros 4 desa, yakni Desa Langkat, Desa Sadar Jaya, Desa Muara Dua, dan Desa Bandar Jaya Kecamatan Siak Kecil

Hal itu seperti yang disampaikan Fahrulnizam, Anggota DPRD Bengkalis Dapil Bukit Batu - Siak Kecil, Senin (20/4), saat turun melakukan pemantauan bersama masyarakat Desa Muara Dua.

"Ada dua jembatan penting yang berada di desa Muara Dua ini sangat perlu dianggarkan pada tahun depan, yaitu Jembatan Mertas Jaya dan Jembatan Sungai Saraf, kalau menggunakan anggaran Inbup PPIP Desa tidak memungkinkan karena volumenya lebar dan panjang," jelas Fahrul.

Dikatakan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini bahwa pihaknya meminta kepada Pemkab Bengkalis melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), untuk turun ke lapangan melakukan survey serta menghitung bobot volume jembatan tersebut.

"Oleh karena itu atas nama masyarakat, kita meminta DPU turun melakukan survey agar dapat menganggarkannya pada tahun 2016 mendatang," tambah Legislator yang sering turun dan berbaur dengan masyarakat Bukit Batu – Siak Kecil ini

Lebih lanjut ditambahkan Fahrul bahwa kedua jembatan itu sudah dimasukkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang ) mulai dari tingkat desa, sampai tingkat kecamatan.

"Kita berharap pembangunannya masuk dalam skala prioritas, karena sesuai dengan RPJMD Kabupaten Bengkalis dalam rangka membuka akses antar desa seluas-luasnya, agar tidak ada lagi desa yang terisolir di daerah kita ini," tutup Fahrulnizam. (nto)







| | | | | | | |
Redaksi
Copyright 2012-2015
PT. INSPIRASI DARI RIAU, All Rights Reserved