Pekerjakan 19 Supir TMP Lama,
Heri: Rekrutmen Sudah Sesuai Prosedur
Selasa, 29/04/2014 - 20:32:31 WIB
DARIRIAU.com - Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Pekanbaru kembali mempekerjakan 19 orang mantan supir Trans Metro Pekanbaru (TMP) lama. Penerimaan kembali 19 supir tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna TMP Pekanbaru.
"Memang betul sebanyak 19 orang kita rekrut kembali. Ini sudah menjadi komitmen kita dan telah kita laksanakan dengan melakukan pemanggilan kepada hampir semua mantan karyawan, ketika dipanggil hanya sebagaian yang memasukan lamaran kembali," kata Dirut PD Pembangunan Heri Susanto yang dikonfirmasi via BBM, Selasa (28/4) kepada DariRiau.
Disebutkan Heri Susanto, hal ini dilakukan karena sudah sesuai dengan kesepakatan antara Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dengan PTSP (Sarana Pembangunan) dulunya, saat merumahkan seluruh supir dari 20 unit bus TMP.
"Perekrutan itu kan sudah sesuai dengan prosedur, maka bagi mereka yang direkrut kembalikan nantinya akan mengikuti tes DNA di Polresta agar kedepannya lebih menjamin penumpang dan supir pun tidak ugal-ugalan," jelasnya.
Lebih jauh dijelaskannya, bahwa Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan juga sudah melakukan perekrutan pramugari. Namun, bagi supir TMP lama, mereka mendapatkan prioritas jika ikut mendaftar.
"Bagi supir ataupun karyawan yang lama tentu kita prioritaskan, namun hanya belasan yang kembali ikut andil. Dari sejumlah karyawan tersebut maka sebagian diambil dari bekas supir TMP. 19 orang itu yang lama kembali melamar, sisanya dari total 59 yang diterima kita rekrut dari umum," kata Heri lagi.
Dalam waktu dekat, Heri menyebutkan seluruh karyawan yang diterima tersebut akan kembali bekerja. Saat disinggung kapan akan dilaunchingnya 27 unit bus TMP oleh Walikota Pekanbaru, Heri dengan tegas masih akan mengatur jadwalnya.
"Walaupun belum diresmikan walikota, namun TMP sudah bisa beroperasi. Hal ini dilaukan karena kita sudah melakukan kontrak, jadi hal ini dilakukan agar PD Pembangunan tidak mengalami kerugian," tandasnya. (Kho)
(0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|