Harga Terus Anjlok, Petani Karet di Bengkalis Menjerit
Rabu, 16/04/2014 - 19:01:40 WIB
DARIRIAU.com - Cukup banyak petani di Pulau Bengkalis yang menggantungkan hidupnya menderes karet saat ini mengalami penurunan harga jual karet yang tak terkendali. Dari harga sebelumnya Rp9 ribu-Rp10 ribu perkilogram, sekarang hanya Rp5 ribu perkilogramnya. Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh para petani karet di daerah ini.
Zainah (50) seorang warga Desa Simpang Ayam Kecamatan Bengkalis, Rabu (16/04) kepada DariRiau.com mengeluhkan anjloknya harga jual karet.
Tentu saja, dengan turunnya harga karet sangat berdampak pada penghasilan petani. Akhirnya, berdampak pula pada tingkat pemenuhan kebutuhan mereka sehari-hari. Zainah mengaku sangat merasakan dampak itu. Ironisnya, ia mengaku tidak mengetahui penyebab penurusan harga tersebut.
Keluhan yang sama juga diungkapkan Saleh (38) petani karet dari desa yang sama. "Harga kebutuhan untuk makan saja terus naik, tapi harga getah turun seperti sekarang. Kalau begini terus siapa yang tidak khawatir, apalagi selain kebutuhan hidup juga ada anak yang sekolah," keluh pria yang sudah menghandalkan hasil dari menakik getah selama puluhan tahun itu.
Terkait masalah ini, masyarakat setempat mengharapkan pemerintah dapat mencarikan solusinya, agar harga karet dapat kembali stabil. Sebab masyarakat yang bekerja sebagai petani karet di Bengkalis juga cukup banyak. (rdi)
(0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|