| | | | | | | |
Sabtu, 22 Maret 2014  
DariRiau.com / Otonomi / Pemko Bangun 300 RLH di Tahun 2015

Pemko Bangun 300 RLH di Tahun 2015


Selasa, 18/03/2014 - 23:21:13 WIB
DARIRIAU.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan membangun Rumah Layak Huni (RLH) di tahun 2015 sebanyak 300 unit yang nantinya akan diserahkan kepada Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) untuk pembangunannya.

Hal demikian disampaikan oleh sekretaris Dinas Perumahan Permukiman dan Cipta Karya kota Pekanbaru, Heri Mufti kepada Wartawan, Selasa (18/3) menjelaskan, dalam menangani isu rumah kumuh dan tak layak huni, tahun 2015 akan dibangun 300 unit rumah layak huni (RLH) dan ditambah program perbaikan kualitas rumah sebanyak 100 unit.

"Program ini nantinya akan tersebar di 12 kecamatan. Terkait jumlahnya, ada kemungkinan berubah. Karena harus melihat perkembangan. Jika bisa menambah akan ditambah," kata mantan sekretaris Bappeda Pekanbaru.

Dikatakannya, penentuan penerima tidak hanya dilakukan dinas, namun dinas akan berkoordinasi dengan Camat. Karena itulah, Camat diminta memberi dukungan data tentang warganya yang pantas menerima program layak huni.

Selain itu, ada beberapa isu strategis yang juga akan diprioritaskan, seperti banjir kota, keterbatasan aksesibilitas air bersih, sanitasi lingkungan, infrastruktur perumahan pemukiman serta infrastruktur perkantoran pemerintah.

"Untuk banjir, tahun 2015 mendatang Pemko telah merencanakan kucuran anggaran sebesar Rp 49 miliar lebih untuk revitalisasi/pembangunan saluran primer. Lalu ada juga pembangunan kolam retensi seluas 10 ribu meter persegi dengan rencana biaya Rp 12 miliar," jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, kolam ini rencananya tidak dibangun di satu titik. Tapi di beberapa tempat yang memang rawan genangan atau banjir. "Ini menjadi program prioritas. Karena ada beberapa ruas yang memang kerap digenangi air," sebutnya.
Sementara itu, untuk masalah penyediaan air bersih, Pemko merencanakan pembangunan jaringan air bersih terutama di Pekanbaru Selatan. Juga sudah ada wacana kerjasama dengan perusahaan Korea.

"Sementara untuk sanitasi, akan dilakukan pembangunan instalasi pengolahan lumpur tinja, pembangunan MCK plus dan pemasangan sambungan rumah jaringan instalasi pengolahan limbah domestik," terangnya.

Selanjutnya pembangunan infrastruktur pemukiman berbasis masyarakat, seperti pembangunan rumah PNS di lahan 40 hektare, pembangunan infrastruktur pemukiman berbasis masyarakat serta pembangunan dan pengembangan rusunawa enam unit.

"Selanjutnya, untuk infrastruktur perkantoran, Pemko akan membangun gedung perkantoran di Kecamatan Tenayan Raya yang diharap selesai tahun 2016 mendatang. Nantinya akan disertai dengan pembangunan infrastruktur pendukung," tutupnya. (Kho)
(0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
| | | | | | | |
| Redaksi | Info Iklan |
Copyright 2012 DariRiau.Com, All Rights Reserved