| | | | | | | |
Kamis, 13 Maret 2014  
DariRiau.com / Otonomi / Firdaus: Pekanbaru Tidak Butuh Adipura

Firdaus: Pekanbaru Tidak Butuh Adipura


Senin, 10/03/2014 - 17:44:31 WIB
DARIRIAU.com - Walikota Pekanbaru, H Firdaus ST MT mengaku prihatin dan merasa bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di bawah kepemimpinannya baik di tingkat RT, RW, Lurah dan Camat belum maksimal mengajak dan membimbing masyarakat kota Pekanbaru untuk berpirilaku hidup bersih.

Keprihatinan tersebut disampaikan Walikota, Senin (10/3) kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru di segala tingkatan hingga Camat dan Lurah, dalam rapat evaluasi tentang kebersihan yang digelar di Aula kantor Walikota Pekanbaru.

Walikota bahkan sangat kaget ketika mendengar laporan dan penayangan gambar tentang kondisi lingkungan pemukiman masyarakat Kota Pekanbaru yang terlihat sangat kotor, bahkan sejumlah perumahan elit yang dulunya mendapat predikat perumahan terbaik Nasional, justru sekarang banyak sampah berserakan serta parit jalan lingkungan yang tertimbun sampah rumah tangga.

"Saya nyatakan bahwa Pemko Pekanbaru disegala tingkatan telah gagal mengajak masyarakat untuk merubah cara berpikir serta gagal mengajak masyarakat untuk berprilaku hidup bersih.  Gaya hidup sehat masyarakat kita menurun dengan sangat drastis. Bahkan ada sejumlah pemukiman yang dihuni oleh masyarakat menengah ke atas, pengusaha bahkan pejabat, namun  lingkungannya tidak bersih," ungkap Wako.

Bahkan dengan suara keras dan berulang-ulang Walikota menyebutkan bahwa Pemko tidak butuh penghargaan Adipura, karena adipura bukan tujuan dari kinerja pemerintah.

"Sekali lagi saya tegaskan bahwa kita tidak butuh adipura, adipuran bukan tujuan kita, yang menjadi tujuan kita adalah bagaimana lingkungan Kota kita bersih, sehat, dan tertata dengan rapi. Maka kalau dengan lingkungan dan Kota yang bersih kita diberi penghargaan maka Alhamdulillah kita terima, tapi kalau kota kita bersih tapi kita tidak mendapat penghargaan, ya tidak jadi masalah, karena tujuan kita bukanlah untuk meraih adipura," ujar Walikota lagi dengan tegas dan berulang-ulang.

Dalam kesempatan itu, Walikota degan tegas juga mengingatkan Dinas Kebersihan petugas kebersihan jangan lagi masuk ke lingkungan pemukiman,apalagi pemukiman elit.

"Pasukan kuning atau petugas kebersihan hanya bertugas di jalanan umum. Kebersihan lingkungan adalah tugas dan kewajiban warga yang bersangkutan. Tugas pemerintah adalah membimbing dan memotivasi masyarakat untuk membersihkan lingkungan, kita awali dari yang lingkungan yang terkecil, pekarangan dan luar pagar pekarangan. Coba Camat, Lurah, RW dan RT bentuk kelompok kader peduli lingkungan. Kita juga akan menganggarkan untuk tingkat RW yang gunanya untuk urusan kerakyatan antara lain untuk kegiatan yang berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas lingkungan," sebut Wako.

Dalam kesempatan itu, Walikota juga menyoroti tentang kondisi pasar dan pertokoan yang tidak juga membawa atmosfir dan semangat untuk membersihkan lingkungan.

"Satker terkait harus berlaku tegas dalam menata, dan mengatur para pedagang dan pemilik toko dalam hal kebersihan lingkungan pasar maupun kawasan pertokoan. Camat dan Lurah harus lebih tegas lagi mengingatkan para pemilik toko untuk menyedikan tempat sampah di depan toko masing-masing. Lurah dan camat juga harus mampu untuk mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengatasi persoalan sampah di lingkungan pemukiman maupun pertokoan," tutup Wako. (Kho/Hms)


(0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
| | | | | | | |
| Redaksi | Info Iklan |
Copyright 2012 DariRiau.Com, All Rights Reserved