DariRiau.com - Bupati H Herliyan Saleh sangat berharap kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkalis membantu Dinas Pendidikan (Disdik) menyiapkan data base pendidikan. Data base ini sangat penting karena sangat terkait dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di bidang pendidikan.
"Sejak tahun 2011 saya sudah minta data base tentang pendidikan yang valid, namun sejauh ini data yang ada masih berbeda-beda. Data base ini sangat penting karena terkait arah kebijakan yang akan kita buat. Untuk itu saya minta kepada PGRI membantu Dinas Pendidikan untuk menyiapkannya," ujar Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh ketika membuka Konferensi VI PGRI Kabupaten Bengkalis di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Rabu (11/12) sore.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengharapkan melalui Konferensi VI ini akan terbentuk kepengurusan yang solid dan program kerja organisasi 5 tahun ke depan dapat dilaksanakan dengan baik. Organisasi ini harus berjalan dan bisa berkerjasama dengan seluruh puluh, baik dengan pemerintah maupun daerah guru sendiri.
"Lakukan evaluasi organisasi, penguatan organisasi dan networking. Tingkatkan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi sesuai bidang sehingga guru lebih profesional dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik," harap Bupati.
Menurut Bupati, banyak kemajuan di bidang pendidikan yang telah dicapai. Namun tidak sedikit pula persoalan yang harus diselesaikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk itu ia mengimbau kepada guru untuk bersama- kita mencetak anak bangsa yang berkualitas.
"Mari bersama-sama bekerja untuk profesi, bukan semata-mata mengejar kehidupan. Pemkab sangat menghargai profesi guru dan perhatian terhadap guru. Mari kita bersinergi memajukan pendidikan di Kabupaten Bengkalis ini," pinta Bupati.
Sebelumnya Ketua PGRI Bengkalis, Syafri menyampaikan bahwa Konferensi VI yang akan berlangsung mulai 10- 12 Desember ini, diikuti 45 orang peserta. Dari konfrensi ini diharapkan terpilihnya pengurus masa bhakti 2013-2018, mengesahkan program kerja, data akurat anggota PGRI dan menyatukan informasi serta persepsi.
Sementara Kadisdik Herman Sani dalam kesempatan itu menyampaikan tentang kondisi guru yang ada di Kabupaten Bengkalis saat. Dari segi jumlah, seluruh guru di Kabupaten Bengkalis baik negeri, swasta maupun honorer mencapai 12.867 orang. Dari jumlah itu yang sertifikasi 1.863 orang (PNS) dan non PNS 283 orang.
Kadisdik juga menyampaikan persoalan distribusi guru yang tidak merata, baik dari segi jumlah maupun dari segi kualitas. Dia juga berharap melalui konferensi ini bisa terpilih kepengurusan yang bisa membantu program-program Pendidikan Kabupaten Bengkalis.
(rdi)
(0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|