| | | | | | | |
Kamis, 27 Februari 2014  
DariRiau.com / Politik / Azwar Minta Herman Hormati Pilihan Rakyat

Sarankan Urungkan Menggugat ke MK
Azwar Minta Herman Hormati Pilihan Rakyat


Selasa, 10/12/2013 - 20:13:32 WIB
DARIRIAU.com - Calon gubernur Riau Herman Abdullah diminta untuk menghormati hasil pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Riau yang telah ditetapkan KPU Riau yakni menetapkan kemenangan bagi pasangan Anas Maamun dan Arsyadjuliandi Rachman (AMAN) sebagai gubernur Riau periode 2013-2018.

Sesuai hasil rapat pleno KPU, Herman disarankan agar menerima kekalahan tersebut sebagai sebuah pembelajaran politik dan demokrasi yang terjadi saat ini di Riau.

"Rakyat sudah melakukan pilihannya, marilah kita hormati. Inilah hasil Pilgubri dengan kualitas demokrasi yang ada. Lupakan yang kemarin, mari bergandeng tangan bersama-sama membangun Riau," ujar mantan anggota DPR RI Azwar Chesputra di Jakarta, Selasa (10/12).

Azwar yang selama ini dikenal dekat dengan Herman Abdullah menyatakan sebagai politisi sebenarnya ia telah memberikan pandangan politik dan mengingatkan rekannya tersebut untuk mengurungkan niatnya melakukan gugatan hasil Pemilukada Riau ke lembaga Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun dia pun bisa memahami, mantan Walikota Pekanbaru dua periode itu, sebagai pribadi memiliki hak untuk melakukan gugatan ke MK. Semua langkah yang dilakukan Herman diyakini Azwar telah melalui pertimbangan dan perhitungan politik yang matang.

"Saya sudah ingkatkan Pak Herman, tak menggugat ke MK, karena selisih suaranya sangat jauh. Kalaupun nanti digelar PSU (Pemungutan Suara Ulang-red), Herman tak akan menang juga. Tapi bagaimanapun itu hak politiknya yang sudah dipertimbangkan  jika tetap menggugat ke MK," katanya.

Menyoal kemenangan Annas Maamun-Andy Rachman, Azwar berpendapat masyarakat Riau khususnya di tingkat akar rumput masih menghargai ketokohan formal seperti figur Bupati Rohil. Selain rakyat, Bupati-Bupati di Riau yang mendukung pasangan AMAN mayoritas dari Partai Golkar yang sudah teruji di lapangan untuk memenangkan Pilkada. Meski sebelumnya ada Bupati yang diduga bakal membelot, namun diakui Azwar ketika partai telah memutuskan pilihan, maka kepentingan personal disingkirkan.
"Jadi ukurannya kepentingan personal ditekan demi keputusan partai. Kader Partai Golkar sudah terlatih taat putusan partai," katanya.

Azwar tak mengelak dirinya mendukung pasangan Herman Abdullah-Agus Widayat sebagai jagoannya di Pilgubri 2013-2018. Namun ketika KPU Riau telah menetapkan pasangan AMAN sebagai pemenang Pilgubri, maka sudah sepatutnya semua pihak menghargai hasil rapat pleno KPU tersebut.

"Kita harus hargai itu, ini merupakan ujian bagi Golkar Riau menghadapi Pileg (Pemilu Legislatif) dan Pilpres (Pemilu Presiden) 2014. Kekhawatiran berbagai pihak tak terbukti dengan kemenangan AMAN ini. Kunci semua ini berkat peran kader di lapisan bawah," katanya.

Secara terpisah Etra, staf bagian pendaftaran Sekretariat MK mengaku belum menerima pendaftaran dari kubu pasangan Herman Abdullah-Agus Hidayat untuk mengguat hasil penetapan KPU Riau yang memenangkan pasangan AMAN. "Belum  ada yang mengajukan gugatan Pilkada Riau," kata Etra kepada DariRiau di Jakarta. (drc)
(0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
| | | | | | | |
| Redaksi | Info Iklan |
Copyright 2012 DariRiau.Com, All Rights Reserved