DARIRIAU.com - Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh mengharapkan produk dari daerah tersebut mampu merebut peluang bisnis dan tetap eksis. Oleh sebab itu pelaku usaha harus dapat meningkatkan kemampuan bersaing dengan produk–produk dari luar, terutama produk Industri Kecil Menengah (IKM).
Di Kabupaten Bengkalis, saat ini terdata sekitar 4.441 IKM dan menyerap 8.493 orang tenaga kerja, dengan nilai investasi Rp30.391.882.962. "Ini merupakan potensi besar yang harus dioptimalkan pengembangannya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, khususnya para pelaku IKM," kata Bupati Bengkalis Herliyan Saleh.
"Kepada peserta pekan industri makanan dan kerajinan, khususnya para pelaku IKM, manfaatkanlah kegiatan ini seoptimal mungkin, jalinlah komunikasi antar sesama para pelaku IKM dan dengan dunia usaha lainnya baik Perbankan, Lembaga/Organisasi pembina IKM. Terus berupaya untuk lebih meningkatkan produktifitas, kreatifitas dan kemandirian untuk menjadi pelaku industri kecil menengah yang tangguh," harapnya saat membuka kegiatan Pekan Industri Makanan dan Kerajinan yang diikuti seluruh kecamatan se- Kabupaten Bengkalis, Jumat (6/12/2013) di Lapangan Tugu, Jalan Jendral Sudirman.
Dikatakannya lagi, pelaku usaha harus mampu merebut pasar, baik lokal maupun ekspor. IKM di Indonesia merupakan salah satu
kekuatan besar dan terdepan dalam pembangunan ekonomi. Gerak sektor Industri Kecil Menengah amat vital untuk menciptakan pertumbuhan dan lapangan pekerjaan.
Industri Kecil Menengah cukup flexibel dan mudah untuk beradaptasi dengan keinginan dan kebutuhan pasar yang ada.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis, Ismail mengatakan, digelarnya Pekan Industri Makanan dan Kerajinan guna mempromosikan produk dan kerajinan asal daerah negeri Junjungan ini. Stand yang ada sekarang ini menampilkan produk dan kerajinan di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Bengkalis.
Selain itu, Pekan Industri dan Kerajinan yang ditaja Disperindag tersebut nantinya diharapkan akan mendorong bagi Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mengembangkan usahanya dengan produk asli dari Kabupaten Bengkalis.
"Tentunya ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dan acara ini nanti akan menjadi kegiatan setiap tahunnya," kata Ismail.
(rdi)
(0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|