Pilgubri 2013
Ruhut: Lawan Herman Tidak Sembarangan Orang
Politik -
Minggu, 24/11/2013 - 15:41:44 WIB
 |
Herman Abdullah - Agus Widayat
|
TERKAIT:
DARIRIAU.com - Juru Bicara Partai Demokrat yang juga anggota komisi III DPR RI, Ruhut Sitompul menghadiri kampanye dialogis yang dilakukan pasangan calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 1, Drs H Herman Abdullah MM- dr H Agus Widayat MM (Herman-Agus) Sabtu (23/11) sore di Ball Room Hotel Mutiara Merdeka.
Ruhut Sitompul menegaskan, lawan yang dihadapi pada putaran kedua ini tidaklah sembarangan, untuk itu diminta kepada semua simpatisan, relawan, tim koalisi dan semua kader pendukung dan juga pengusung untuk tetap solid dan bekerjakeras memenangkan pasangan Herman-Agus (HA).
Meski demikian Ruhut juga menyebutkan bahwa kedua pasangan yang maju pada putaran kedua ini sama-sama baik, namun tetap dia menyebutkan pasangan nomor urut satu mesti menjadi yang terbaik.
"Lewat pesan dari pak SBY yang disampaikan kepada saya, berpesan agar tim dan simpatisan untuk dapat mengetuk seluruh hati masyarakat Riau mendukung dan memilih pasangan nomor urut 1. Kita tahu, lawan kita bukan orang sembarangan, tapi kita harus yakin bahwa pasangan yang kita usung saat ini adalah orang-orang bersih dan jujur," tegas Ruhut.
Dia mengatakan, keyakinan atas kemenangan Herman-Agus, datang dari 13 partai politik, dan ditambah satu organisasi masyarakat IKMR. "Di atas kertas kita 60 persen yakin menang, namun kita tetap tidak boleh terlena dan harus terus maju untuk memenangkan pak Herman-Agus menjadi Gubernur Riau," harapnya.
Sementara itu, Herman Abdullah dalam pidatonya mengucapkan terima kasih karena mendapatkan dukungan penuh para simpatisan dan kader partai pengusung dan juga partai pendukung yang baru seperti Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat, serta organisasi masyarakat IKMR.
Dalam kesempatan itu selain mengajak masyarakat Riau untuk tidak Golput (tidak menggunakan hak pilih), Herman Abdullah juga menyampaikan pernyataan politiknya di hadapan kader partai, simpatisan dan juga relawan. Ini terkait dengan black campaign yang tujukan kepadanya, jika diamanahkan memimpin Riau ke depan periode 2013-2018 nanti.
"Ada isu mengatakan kalau Herman Abdullah jika terpilih menjadi Gubernur Riau maka pemerintahan akan diisi oleh orang Kampar saja. Ini saya tegaskan tidak benar. Kita orang Riau, dan tidak tipe saya seburuk itu, dan saya juga tidak anti nasrani seperti yang diisukan," tegas Herman.
Tidak hanya itu, dikatakannya lagi black campaign lain yang menyebutkan, apabila Herman jadi Gubernur, honor perbaikan penghasilan pegawai kantor Gubernur termasuk guru akan dihilangkan. "Itu juga saya nyatakan tidak benar. Ini kan tindakan korupsi," ungkapnya lagi. (kho)
(0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|