PT. BLJ Akui Sudah Serahkan Laporan Keuangan
DARIRIAU.com - Protes keras yang dilayangkan ketua DPRD Bengkalis terkait kinerja direksi dan komisaris BUMD PT.Bumi Laksamana Jaya (BLJ) yang tidak kunjung menyerahkan laporan keuangan ke dewan, direspon jajaran manajemen.
Pihak PT.BLJ mengakui kalau mereka sudah menyerahkan laporan keuangan ke DPRD serta hearing dengan komisi III DPRD.
Direktur Utama PT.BLJ melalui Manager Humas dan CSR Haspian Tehe, Kamis (21/11) mengatakan bahwa pihaknya sudah menyerahkan laporan keuangan ke ketua DPRD dan komisi III. Surat berupa laporan keuangan yang diserahkan itu bernomor 406/blj/XI/2013 yang diterima oleh staf pegawai di sekretariat DPRD Bengkalis, pada tanggal 18 November 2013.
"Sudah kita serahkan laporan keuangan serta kinerja PT.BLJ ke DPRD Bengkalis baru-baru ini. Kalau memang belum sampai ke ketua DPRD, kita tidak tahu soal itu. Disamping itu, kita juga sudah melakukan hearing (dengar pendapat,red) dengan komisi III DPRD," terang Haspian kepada sejumlah wartawan.
Hearing dengan komisi III menurut Haspian sudah dilaksanakan pada tanggal 8 November yang lalu sekitar pukul 14.00 WIB yang dihadiri anggota komisi III seperti Revolaysa, Thamrin Mali dan lainnya. Pada prinsipnya, PT.BLJ sudah melaksanakan kewajibannya sebagai perusahaan daerah kepada DPRD selaku lembaga legislasi maupun kepada Pemkab Bengkalis sebagai pemilik saham terbesar.
Belum MengetahuiTerpisah, Sekretaris Komisi III DPRD Bengkalis Revolaysa yang ditemui langsung kemarin malah mengaku belum menerima laporan keuangan dari PT.BLJ. Menurutnya lagi, bisa jadi staf sekretariat DPRD belum menyerahkan laporan tersebut ke anggota komisi III ataupun pimpinan dewan. Sehingga sampai saat ini dirinya maupun anggota komisi III yang lainnya belum mengetahui atau membaca laporan keuangan PT.BLJ tersebut.
Disinggung juga oleh Revolaysa, soal hearing yang disampaikan oleh manajemen PT.BLJ pada tanggal 8 November lalu antara komisi III dengan manajemen PT.BLJ dibantahnya sebagai bentuk hearing. Karena pada tanggal tersebut yang dilakukan komisi III adalah pembahasan bersama soal usulan anggaran untuk APBD Perubahan tahun 2013. Dimana pada pembahasan tersebut juga hadir utusan dari Bappeda dan Bagian perekonomian Setdakab Bengkalis.
"Mungkin laporan keuangan PT.BLJ itu belum disampaikan ke kita. Tapi soal hearing antara komisi III dengan PT.BLJ pada 8 November saya tegaskan itu bukan hearing, tapi pembahasan usulan anggaran untuk APBD Perubahan. Karena sudah beberapa bulan terakhir, hearing antara manajemen PT.BLJ dengan komisi III tidak pernah dilakukan," tegas Revolaysa, politisi Partai Golkar itu meluruskan.
Bahkan ditambahnya, pada saat pembahasan usulan anggaran untuk APBD Perubahan, dari manajemen PT.BLJ yang hadir hanya satu orang, yaitu manager Humas dan SCR. Tidak ada jajaran manajemen lain yang datang, termasuk direktur utama PT.BLJ Yusrizal Handayani.
(nah)
(0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|