Pembangunan Mess Riau Masih Dikaji Secara Bisnis
Ekonomi -
Sabtu, 16/11/2013 - 16:09:47 WIB
DARIRIAU.com - Pemerintah Provinsi Riau masih mengkaji dari sisi bisnis rencana pembangunan mess Pemda Riau di Slipi, Jakarta, menjadi 9 lantai. Jika sudah matang, diharapkan awal tahun 2014 mendatang pembangunan sudah mulai berjalan.
Menurut Kabag Inventaris Biro Perlengkapan Setdaprov Riau, Edi Syahputra, kajian bisnis ada dua, yakni kontribusi tetap maupun kontribusi tidak tetap. Kontribusi tidak tetap yang dimaksud adalah sistem bagi hasil yang didapat dari sisi pendapatan saat mulai dioperasionalkan.
"Kalau dari kontribusi tetap sudah jelas, berdasarkan perhitungan aset dan lahan. Dari sini kita mendapatkan persentase hasil. Tapi kalau tidak tetap itu yang masih menjadi rumusan, misalnya dari kamar yang terisi nanti berapa persen untuk kita," kata Edi, kemarin.
Jika dua hal itu sudah ditetapkan maka langkah selanjutnya Pemprov Riau akan melakukan proses tender. Diharapkan awal 2014 sudah mulai berjalan, dengan konsep Bangun Serah Guna (BGS), seperti halnya Riau Town Squer (Ritos) yang akan dibangun di kawasan MTQ Pekanbaru.
Untuk luas lahan sendiri Pemprov membutuhkan 3 ribu meter persegi. Dimana proses pembelian lahan tersebut masih dalam penawaran kepada masyarakat setempat yang ada di lokasi mess Slipi saat ini. Berdasarkan laporan Nilai Jual Beli Pajak (NJOP), harga tanah permeternya sebanyak Rp6 juta.
Pemprov sendiri menargetkan mulai Rp500 juta hingga Rp1 miliar akan mendapatkan keuntungan dari bagi hasil rencana pembangunan mess Slipi Jakarta tersebut.
Jumlah tersebut akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Kalau rencana ini berjalan dengan baik, tentunyakan lebih baik dari pada konsep mess Pemda Riau di Slipi sekarang. Dimana justru menjadi beban daerah mulai perawatan, operasional termasuk membayar honor pekerja di sana," ungkap Edi lagi. (mcr)
(0) Komentar
|
[ Kirim Komentar ]
|