Kabut Asap, Anak Yatim Berdoa Minta Hujan Minggu, 11/10/2015 | 22:55
DARIRIAU.com - Bencana kebakaran lahan dan hutan yang menyebabkan kabut asap sejak dua bulan lebih sangat mempengaruhi segala sektor kehidupan masyarakat di Provinsi Riau terutama Kota Pekanbaru.
Berbagai langkah upaya telah dilakukan pemerintah dalam memadamkan lahan yang terbakar, namun kabut asap yang membawa partikel jerebu berbahaya hingga saat ini masih menghantui masyarakat.
Dampak kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan rombongan ke Provinsi Riau juga tidak serta merta menghilangkan asap bahkan kabut asap semakin hari semakin pekat.
Masyarakat pun berupaya membantu dengan cara melakukan shalat Istisqa. Bahkan sore Ahad (11/10) puluhan anak yatim piatu binaan Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Pekanbaru Masni Ernawati, di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir melakukan doa bersama berserah diri kepada Allah.
"Mengharapkan kepada kita semua bertaubat atas segala perbuatan maksiat dan dosa yang dilakukan, sehingga dapat terhindar dari bala yang ditimpakan Allah SWT. Dan Allah dapat memberikan rahmatnya dan segera menurunkan hujan agar kebakaran yang terjadi di pulau Sumatera dan Kalimantan segera berakhir agar kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan normal," ujar Masni. (wid)