Kemenkum HAM Bantu Warga Pengeboran Sumur Warga yang Kekeringan Sabtu, 10/10/2015 | 15:58
DARIRIAU.com - Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Meraoke, dalam peringatan Hari Dharmakaryadhika 2015, Kementerian Hukum dan HAM, menyumbangkan sarana dan prasarana penunjang air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan.
Menyikapi kondisi kekerengin yang terjadi di Indonesia dampak perubahan iklim dan elnino menyebabkan sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami kekeringan. Oleh karena itu Kemenkum HAM melakukan pengeboran sumur secara gratis bagi warga yang saat ini mengalami krisis kekeringan di 9 titik yang tersebar di kabupaten kota di Provinsi Riau.
Menurut Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DR Ferdinand Siagian SH, MM, gerakan peduli kepada masyarakat merupakan sumbangan seluruh pegawai Kemenkum HAM yang berjumlah 44.442 pegawai seluruh Indonesia dalam memberikan sarana air bersih di daerah yang mengalami kekeringan.
"Ini adalah bentuk peduli seluruh pegawai Kemenkum HAM seluruh Indonesia terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih," jelasnya kepada DARIRIAU.com, Sabtu (10/10).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pekanbaru Pria Wibawa, SH mengatakan dari 9 titik pengeboran yang dilakukan Kemenkum HAM, salah satu lokasi pengeboran di Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. "Di lokasi ini merupakan salah satu wilayah yang mengalami kekeringan saat ini di Pekanbaru," ujarnya.
Masyarakat sangat bersyukur terhadap bantuan pengeboran air bersih yang diberikan Kemenkum HAM, disebabkan air di lokasi tempat tinggal mereka selama ini tidak layak dikonsumsi selain berbau dan pada musim kemarau saat ini seluruh sumur air mengalami kekeringan. (Wid)